BolaSkor.com - Virus FIFA kembali memakan korban. Kali ini korbannya datang dari Timnas Indonesia, yakni Mauro Zijlstra.
Virus FIFA merupakan istilah populer ketika seorang pemain mengalami cedera saat membela tim nasional di jeda internasional.
Penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, mengalami hal itu usai tampil di FIFA Series 2026.
Mauro diturunkan di babak kedua ketika Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts & Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3).
Baca Juga:
Cetak Gol Perdana untuk Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra Wujudkan Mimpinya
Alasan Jens Raven Dipilih Gantikan Mauro Zijlstra untuk Laga Timnas Indonesia vs Bulgaria
Dia masuk menggantikan Ramadhan Sananta pada menit 72', lalu tiga menit berselang langsung mencetak gol. Itu adalah gol pertama Mauro untuk Timnas Indonesia.
Sayangnya, usai laga itu Mauro kembali mengalami cedera. Cederanya kambuh setelah pertandingan dan dari hasil pemeriksaan, diprediksi Mauro harus absen sekira 2-3 bulan.
"Sudah (ada hasil pemeriksaan-Red), (cedera kategori) grade 2 (robekan otot). Jadi ya mungkin agak lumayan tuh. Mungkin kalau grade 2 ini bisa antara dua, tiga bulan (absen) lah, ya. (Cedera Lutut?) Iya," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.
Musim Mauro Berakhir, Persija Jakarta Dirugikan

Selebrasi Mauro Zijlstra usai mencetak gol pertama untuk Timnas Indonesia. (BolaSkor/MP Media/Didik Setiawan)
Cederanya Mauro bukan hanya merugikan Timnas Indonesia, tetapi juga Persija Jakarta.
Jika absen dua sampai tiga bulan, artinya musim ini sudah berakhir bagi Mauro.
Padahal, Mauro tengah on fire usai mencetak gol pertamanya untuk Timnas Indonesia.
Kehadiran Mauro tentu dibutuhkan Macan Kemayoran yang sedang bersaing memperebutkan gelar juara Super League musim ini.