Arizona – Meski tampil tanpa pemain yang merumput di Eropa, Meksiko mampu menahan imbang Amerika Serikat (AS) 2-2, dalam sebuah partai uji coba di Stadion University of Phoenix, Kamis (3/4) siang waktu Indonesia.
AS yang bertindak sebagai tuan rumah ungul lebih dulu saat babak pertama berlangsung 15 menit, lewat gol Michael Bradley. Mantan pemain AS Roma yang kini berkostum Toronto FC tersebut sukses memaksimalkan assist Graham Zusi.
AS memperlebar jarak menjadi 2-0 pada menit 28, kali ini striker 31 tahun Chris Wondolowski yang mencatatkan namanya di papan skor. Keunggulan dua gol tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Pelatih Meksiko, Miguel Herrera, tidak mau kehilangan muka di negeri Paman Sam. Sosok berusia 46 tahun ini menginstruksikan anak asuhnya agar bermain lebih menyerang. Babak kedua baru berjalan empat menit, eks pemain Barcelona yang kini bermain di liga Meksiko bersama Leon, mengubah skor jadi 2-1.
Setelah berhasil mencetak gol tim tamu kian percaya diri, dan gol kedua Meksiko pun lahir 18 menit berselang melalui aksi Alan Pulido. Skor imbang 2-2 pun bertahan hingga pluit panjang tanda berakhirnya pertandingan berbunyi.
Meski terhindar dari kekalahan, Meksiko tercatat tak pernah menang dalam lima pertemunan terakhir melawan anak asuh Jurgen Klinsman. Kemenangan terakhir Meksiko atas AS terjadi di final CONCACAF GOLD CUP 2011 dengan skor 4-2.
Dalam laga persahabatan kali ini, Herrera hanya memanggil pemain Meksiko yang merumput di Liga lokal saja. Nama-nama seperti Dos Santos Giovani (Villareal) dan Javier Hernandez (Manchester United) yang merumput di Eropa tidak ada di daftar susunan pemain.
Pada Piala Dunia 2014 nanti, Meksiko tergabung di Grup A bersama Kroasia, Kamerun dan tuan rumah Brasil. Sementara AS di Grup G bersama Jerman, Portugal serta Ghana.
Tanpa Sejumlah Pemain Inti, Meksiko Tahan AS
BolaSkor - Kamis, 03 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Jumat, 10 Juli 2026
Beda Sikap FIFA soal Kartu Merah Folarin Balogun dan Jarell Quansah
Kamis, 09 Juli 2026
FIFA World Cup 2026 Bersama Coca-Cola: 'Beribadah' di Kuil Sepak Bola, Estadio Ciudad de Mexico
Rabu, 08 Juli 2026
Berpatisipasi di IVLP, NOC Indonesia Dorong Transformasi Integrasi Ekosistem Olahraga
Selasa, 07 Juli 2026
Rating Pemain Belgia saat Melawan Amerika Serikat: Charles De Ketelaere, Bintang yang Dilupakan AC Milan
Selasa, 07 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Tekuk Amerika Serikat 4-1, Tidak Ada Perwakilan Tuan Rumah di Perempat Final
Selasa, 07 Juli 2026
Kontroversi Kartu Merah Folarin Balogun: Donald Trump Konfirmasi Hubungi FIFA, Gianni Infantino Angkat Bicara
Senin, 06 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Amerika Serikat vs Belgia: Tantangan untuk Ambisi Besar Tuan Rumah
Minggu, 05 Juli 2026
Gelandang Persebaya Surabaya Turut Menikmati Kiprah Meksiko di Piala Dunia 2026
Minggu, 05 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Meksiko vs Inggris: El Tri Tak Pernah Kalah di Azteca
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026