Berpatisipasi di IVLP, NOC Indonesia Dorong Transformasi Integrasi Ekosistem Olahraga

NOC Indonesia memanfaatkan IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari pembinaan atlet, sport science, pendanaan, dan tata kelola olahraga modern.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 08 Juli 2026
Berpatisipasi di IVLP, NOC Indonesia Dorong Transformasi Integrasi Ekosistem Olahraga
NOC Indonesia berpatisipasi di IVLP yang berlangsung di Amerika Serikat (Foto: NOC Indonesia)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menjadikan partisipasi International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat sebagai momentum pembelajaran penguatan ekosistem olahraga.

Dimulai dari integrasi pembinaan atlet sejak usia muda, good governance, sport funding, sport marketing, serta peran dunia akademik sebagai pusat pembibitan dan pengembangan atlet.

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menilai Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu rujukan pembinaan olahraga.

Sebagai negara dengan populasi terbesar ketiga di dunia, AS konsisten menempati top three klasemen di setiap penyelenggaraan Olimpiade, bersaing bersama China dan Inggris Raya.

Baca Juga:

Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter

Siapkan Atlet untuk Persaingan Dunia, NOC Indonesia Perkuat Program Student-Athlete

Bertepatan dengan World Bicycle Day, Ketum NOC Indonesia Harap Hari Bersepeda Nasional Segera Ditetapkan

"Indonesia bangsa besar dengan 280 juta penduduk dan merupakan negara dengan populasi terbesar keempat setelah AS," kata Okto, sapaan Raja Sapta, Selasa (06/07).

"Kita punya potensi, dan melalui IVLP, kami dapat melihat bagaimana AS membangun jalur pembinaan atlet dari scouting, usia muda, remaja, hingga elite, yang ditopang oleh ekosistem olahraga dan industri yang sudah sangat berkembang dan kuat."

"Semua sektor, mulai dari kampus, pengelolaan organisasi, pendanaan, industri, sport marketing, anti-doping, sport science, hingga entrepreneurship menjadi pilar-pilar ekosistem olahraga AS."

Okto bersama sembilan delegasi dari NOC Indonesia, yaitu Bendahara Tommy Hermawan Lo, anggota Komite Eksekutif Josephine Tampubolon, Krisna Bayu, dan Greysia Polii, Wakil Sekretaris Jenderal Cresida Mariska, Direktur Tim Indonesia Richard Sam Bera, Safeguarding Officer Tabitha Charmaine Sumendap, Project Strategist Tara Talitha, serta Konsultan Media dan Public Relations Brigitha Sesilya mengikuti International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat pada 18–29 Juni 2026.

Ekosistem yang Kuat

NOC Indonesia di Amerika Serikat (Foto: NOC Indonesia)

Okto, sapaan Raja Sapta Oktohari, mengatakan salah satu pembelajaran paling penting dari program ini adalah bahwa prestasi olahraga tidak dapat dibangun melalui pendekatan parsial.

Prestasi membutuhkan ekosistem yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

"AS membangun olahraga sebagai ekosistem yang berjenjang, termasuk keterlibatan kampus sebagai talent pipeline atlet nasional melalui NCAA," imbuh Okto.

"Konsep pembinaan ini juga dapat diadopsi di Indonesia. Apalagi Bapak Presiden Prabowo memiliki misi untuk memajukan dunia olahraga, dan memberi sinyal positif untuk pembinaan pelatnas jangka panjang."

"Apa yang kami dapat dari IVLP, akan kami laporkan langsung kepada Bapak Menpora Erick Thohir, sehingga konsep yang baik dan relevan dapat dikaji, diadaptasikan, dan diimplemantasikan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik olahraga Indonesia."

Melalui program IVLP, NOC Indonesia menyambangi empat negara bagian, yaitu Chicago, Indianapolis, Colorado Springs, dan Los Angeles.

Di Chicago, NOC Indonesia terlibat dalam penyelenggaraan edisi perdana Indonesian American Games yang diinisiasi oleh diaspora Indonesia.

Sementara di Indianapolis, NOC Indonesia berdiskusi dengan Kepala Pelatih Renang Indiana University Ray Looze, mengunjungi Indiana University, fasilitas olahraga kampus, serta Indiana Sports Corp, organisasi yang berperan dalam penyelenggaraan dan pengembangan event olahraga.

Sedangkan di Colorado Springs, yang dikenal sebagai Olympic City, delegasi NOC Indonesia melakukan diskusi intensif dengan United States Olympic & Paralympic Committee (USOPC) dan United States Anti-Doping Agency (USADA), serta mengunjungi U.S. Olympic & Paralympic Museum.

"Dari USOPC, kami mendapat banyak masukan positif, salah satunya model pendanaan yang ditopang oleh berbagai sumber, mulai dari sponsorships, broadcasting rights, licensing, donations, hingga commercial partnerships, hingga private fundraising melalui foundation untuk menarik dukungan dari high-net-worth individuals, filantropis, dan komunitas bisnis sehingga mampu menciptakan fondasi financial sustainability yang kuat dalam mendukung Team USA," ujar Okto.

Program berakhir di Los Angeles di mana NOC Indonesia mengunjungi Universitas California Los Angeles, yang akan digunakan sebagai athletes village penyelenggaraan Olimpiade 2028.

Peran Kampus

Okto juga menilai bahwa peran kampus dalam sistem olahraga Amerika Serikat menjadi pembelajaran penting bagi Indonesia.

Universitas tidak hanya menjadi tempat pendidikan, tetapi juga pusat pembinaan atlet, riset, sport science, kompetisi, dan pengembangan karakter.

Okto menyampaikan apresiasi kepada U.S. Department of State, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia, serta seluruh institusi yang telah menerima delegasi NOC Indonesia dengan hangat selama program berlangsung.

Ia berharap IVLP tidak hanya menjadi ruang pertukaran pengetahuan, tetapi juga menjadi fondasi kolaborasi yang lebih erat antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam memperkuat olahraga, pendidikan, kepemimpinan, dan people-to-people diplomacy.

“Olahraga adalah instrumen pembangunan bangsa, diplomasi, dan investasi jangka panjang bagi generasi muda. Dengan ekosistem yang kuat, tata kelola yang baik, pendanaan yang berkelanjutan, dan pembinaan yang konsisten, Indonesia dapat membangun fondasi yang lebih kokoh menuju prestasi dunia dan Olimpiade,” tutup Okto.

Sementara itu, Juru Bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat Jamie Ravetz menyampaikan IVLP merupakan bagian dari komitmen Amerika Serikat untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran pengetahuan dengan Indonesia melalui berbagai bidang, termasuk olahraga.

"Amerika Serikat senang bisa menjadi tuan rumah program International Visitor Leadership Program bagi delegasi NOC Indonesia," kata Juru Bicara Kedubes AS Jamie Ravetz.

"Olahraga selalu menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat kedua negara kita, dan kami yakin bahwa wawasan serta hubungan yang terjalin selama program ini akan memperkuat masa depan olahraga Indonesia sekaligus memperkokoh kemitraan yang telah lama terjalin antara kedua negara kita."

NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari Breaking News Amerika Serikat

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Soal Kasus Manchester City, Jose Mourinho: Putusan Akhir Keluar Ketika Saya Berumur 80 Tahun
Jose Mourinho menyindir lamanya proses hukum Manchester City. Ia bahkan bergurau putusan akhir kasus Man City baru keluar saat dirinya berusia 80 tahun!
Johan Kristiandi - Jumat, 09 Oktober 2026
Soal Kasus Manchester City, Jose Mourinho: Putusan Akhir Keluar Ketika Saya Berumur 80 Tahun
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Prediksi skor Port FC vs Persib, ASEAN Club Championship, lengkap dengan informasi waktu kick off dan link streaming gratis.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Liga Indonesia
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Marselino Ferdinan diperkirakan mulai bergabung dengan Persija Jakarta pada akhir November atau awal Desember 2026 setelah menjalani pemulihan cedera lutut di Spanyol.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Berita
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
LIMA Unifest memperluas kegiatan mahasiswa lewat olahraga, edukasi, dan hiburan. Sejumlah kampus masuk agenda ekspansi hingga akhir 2026.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
Liga Indonesia
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Port FC vs Persib Bandung, ASEAN Club Championship 2026/2027, di Stadion Thammasat, Kamis (8/10), pukul 19.00 WIB, Live Youtube.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Liga Indonesia
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Persija Jakarta diragukan tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Fajar Fathurrahman cedera, tetapi Dony Tri dan Kwon Chang-hoon siap kembali.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Italia
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Ruben Amorim dikabarkan ingin membawa Joshua Zirkzee ke AC Milan. Rossoneri disebut menyiapkan opsi peminjaman striker Manchester United.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Liga Indonesia
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Persebaya tergabung di Grup G League Cup 2026/2027 bersama PSBS Biak dan Kendal Tornado FC. Bernardo Tavares minta Green Force tak anggap remeh lawan.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Indonesia
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Head to head Port FC vs Persib menunjukkan Maung Bandung belum pernah menang. Simak rekor 3 pertemuan jelang laga ASEAN Club Championship 2026/2027.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Jadwal
Port FC vs Persib Bandung Main Jam Berapa? Ini Informasi Waktu Kick-off dan Siaran Langsung
Jadwal Port FC vs Persib Bandung malam ini, Kamis 8 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB. Cek live TV, streaming, dan rekor pertemuan kedua tim.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Port FC vs Persib Bandung Main Jam Berapa? Ini Informasi Waktu Kick-off dan Siaran Langsung
Bagikan