BolaSkor.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) terus berupaya untuk membentuk atlet guna menghadapi persaingan global. Salah satunya dengan program Student Athlete.
Salah satu bentuk penguatan program tersebut ialah dengan penyelenggaraan forum bertajuk "From Indonesia to the World Stage: A Student-Athlete Journey with Jamarr Johnson”, yang menghadirkan mantan pebasket profesional internasional, Jamarr Johnson bersama Olympian Tim Indonesia, Akbar Nasution.
Dalam diskusi tersebut, Jamarr dan Akbar menceritakan pengalaman profesional mereka, sekaligus jatuh-bangun selama menjadi atlet profesional yang bersaing di level internasional.
Baca Juga:
Rapat Anggota NOC Indonesia 2026 Tetapkan Dua Anggota Baru, PB Padel Indonesia dan ICA
NOC Indonesia Suarakan Penyelarasan Anggaran Cabor demi Visi Prestasi Dunia
Para atlet muda yang hadir dalam forum tersebut juga berkesempatan untuk bertanya kepada dua sosok yang sudah kenyang pengalaman itu. Keduanya berbagi ilmu dan juga menjawab keresahan dari para hadirin yang datang.
Berkolaborasi dengan United States Embassy, forum ini juga memperkuat pendekatan people-to-people connection dalam olahraga, sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman global bagi generasi atlet Indonesia.
Wakil Ketua Umum Komite Eksekutif NOC Indonesia, Ismail Ning, menegaskan bahwa program Student Athlete dirancang untuk menjawab kebutuhan pembinaan atlet masa depan yang semakin kompleks dan kompetitif.
“Program Student Athlete NOC Indonesia hadir untuk memastikan bahwa atlet tidak hanya unggul secara performa, tetapi juga memiliki kesiapan akademik, karakter, dan perspektif global," ungkap Ning dalam acara yang dihadiri BolaSkor.com di Kantor NOC Indonesia, Senayan, Selasa (9/6).
Harapan kami, para atlet muda Indonesia dapat mengambil pelajaran berharga dari perjalanan senior mereka,
tambahnya.
Jamarr dan Akbar Tekankan Pentingnya Konsistensi
Perjalanan sebagai atlet bukan hanya soal bakat, tetapi tentang konsistensi, kerja keras, dan kemampuan untuk bangkit dari masa sulit. Saya menempuh pendidikan di sini sebagai langkah untuk membuka peluang ke luar negeri,
Jamarr dan Akbar menekankan bahwa perjalanan seorang student-athlete tidak terlepas dari konsistensi, disiplin, dan keinginan untuk terus berkembang di dalam maupun di luar lapangan. kata Jamarr.
"Saya percaya, atlet Indonesia memiliki kemampuan besar untuk berkembang dan bersaing di luar negeri. Kesempatan itu sudah ada, tinggal bagaimana kita berani mengambilnya dan memaksimalkan potensi yang dimiliki,” lanjutnya.
Jamarr berharap atlet muda Indonesia bisa lebih percaya diri dan juga selalu siap untuk bekerja keras dengan membangun kebiasaan yang baik dan benar.
Di sisi lain, Olympian Akbar Nasution memberikan perspektif sebagai atlet yang telah merasakan langsung kompetisi di level tertinggi dunia. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam perjalanan seorang atlet.
“Membawa nama Indonesia di level internasional adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Prestasi tidak dibangun dalam semalam, tetapi dari rutinitas harian, disiplin, dan mentalitas jangka panjang,” ujar Akbar.
“Melalui konsep student athlete, kita memastikan bahwa atlet memiliki bekal tidak hanya untuk berprestasi, tetapi juga untuk kehidupan setelah karier olahraga. Inilah investasi jangka panjang bagi masa depan atlet dan bangsa,” tutupnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama