BolaSkor.com - Kekalahan Inter Milan di leg satu play-off Liga Champions memastikan nestapa bagi klub-klub Italia di fase tersebut musim ini.
Sebelum Inter kalah 1-3 melawan Bodo/Glimt, Juventus tumbang 2-5 kontra Galatasaray dan Atalanta takluk 0-2 menghadapi Borussia Dortmund.
Inter tumbang di Aspmyra Stadion, Kamis (19/02) dini hari WIB, melalui tiga gol Sondre Brunstad Fet (20'), Jens Petter Hauge (61'), dan Kasper Hogh (64') yang diperkecil gol Pio Esposito (30').
Salah satu faktor kesulitan Inter bermain di Aspmyra Stadion, seperti halnya Manchester City, adalah rumput lapangan sintetis.
Baca Juga:
Dihajar Bodo/Glimt, Cristian Chivu Akui Inter Milan Kesulitan Bermain di Lapangan Sintetis
Hasil Liga Champions: Pertegas Predikat Pembunuh Raksasa, Bodo/Glimt Gilas Inter Milan 3-1
"Tim sudah memberikan yang terbaik dan menunjukkan sikap yang baik," ucap Cristian Chivu, pelatih Inter di Sempre Inter.
"Kami kehilangan beberapa bola dan membayar mahal atas serangan balik."
"Namun terlepas dari kesulitan yang ada, kami sudah berusaha sebaik mungkin. Saya tidak ingin mencari alasan."
"Saya tidak bisa menyalahkan para pemain saya atas usaha mereka. Kami dikejutkan oleh transisi mereka yang dieksekusi dengan baik."
Cedera Lautaro Martinez
Bak istilah sudah jatuh tertimpa tangga, Inter tidak hanya kalah tetapi juga kehilangan sang kapten, Lautaro Martinez, karena cedera.
Chivu khawatir cedera pemain berusia 28 tahun itu serius dan berpotensi absen dalam jangka waktu panjang.
"Kami kehilangan Lautaro. Dia cedera," tambah Chivu.
"Tetapi ada pemain lain yang juga mengalami masalah, dan kami akan mengevaluasi mereka besok. Cedera Lautaro cukup serius."
Peran Martinez sebagai ujung tombak penting bagi Inter meski memiliki Marcus Thuram, Pio Esposito, dan Ange Yoan Bonny.
Musim ini, Martinez mencetak 18 gol dan memberikan empat assists dari 35 laga di seluruh kompetisi (2.417 menit pertandingan).