BolaSkor.com - Selain Arsenal, Manchester City juga masih aktif bertarung pada quadruple (empat) trofi musim ini.
Pasca mengamankan tempat di perempat final Piala FA, The Citizens akan memainkan leg satu 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid di Estadio Bernabeu, Kamis (12/03) pukul 03.00 dini hari WIB.
Man City telah mencapai final Piala Liga dan akan melawan Arsenal, perempat final Piala FA, 16 besar Liga Champions, dan di urutan dua klasemen Premier League.
Man City tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang berada di urutan satu, tetapi Pep Guardiola tak panik karena timnya sudah terbiasa bersaing di banyak kompetisi.
Baca Juga:
Terkena Hukuman, Pep Guardiola Absen Dampingi Manchester City di Final Piala Liga Inggris?
Hasil Piala FA: Chelsea Susah Payah Menyingkirkan Tim Semenjana, Manchester City Depak Newcastle
Newcastle vs Manchester City: Pep Guardiola Ingin Hapus Rasa Frustrasi
"Kami punya pengalaman dalam hal itu saat meraih treble dan quadruple," kata Guardiola dikutip dari Standard Sports.
"Anda harus sampai di momen krusial musim ini dengan pemain-pemain yang berada di posisi tersebut."
"Sayang sekali pertarungan untuk Premier League tidak berada di tangan kami, jadi kekalahan melawan Nottingham adalah penurunan yang besar, tetapi saya rasa tidak terlalu berpengaruh."
Fokus Hadapi Real Madrid

Real Madrid vs Manchester City (UEFA)
Kini, Man City fokus menghadapi Madrid arahan Alvaro Arbeloa yang bertarung di dua kompetisi, Liga Champions dan LaLiga.
Guardiola berharap Man City memperlihatkan karakter, identitas bermain tim, yang menjadi suatu hal penting ketimbang menang atau kalah.
"Tidak apa-apa, sekarang pemulihan, pergi ke Madrid, melakukan seleksi yang baik dan semoga kami bisa bersikap baik - saya tidak berbicara tentang menang atau kalah, tetapi berperilaku sesuai dengan jati diri kami," tegas Guardiola.
"Itulah selalu fokus saya ketika kita bermain di panggung terbesar melawan tim-tim besar."
"Ini bukan tentang menang atau kalah, tetapi tentang menjadi diri kami sendiri sebagai individu, sebagai tim, dan setelah itu, Anda bisa menang atau kalah, Anda tidak pernah tahu, tetapi itulah mentalitas utama yang ada dalam pikiran saya," urainya.