Penyerang 27 tahun tersebut sudah 29 kali membela Italia dan mencetak tujuh gol, namun kembali cedera saat laga melawan Livorno di Seri A, 5 Januari 2014. Pada saat itu pelatih Italia, Cesare Prandelli berharap Rossi segera pulih di bulan Februari dan segera bergabung dengan skuad Italia untuk Piala Dunia Juni nanti di Brazil. Berbicara kepada The New York Times, Rossi mengatakan targetnya sekarang bagaimana dapat segera sembuh bukan berpikir jauh ke depan. “Piala Dunia tadinya tujuan saya dari awal, tetapi sekarang itu bukan tujuan saya. Yang saya pikirkan saat ini tujuan jangka pendek,” Kata Rossi “Saya tidak memikirkan tujuan jangka panjang, bahkan dalam beberapa bulan ke depan. Saya harus melakukan langkah kecil terlebih dahulu. Saya harus menjalani rehabilitasi beberapa minggu ke depan.” Rossi pernah membela Manchester United, kemudian dipinjamkan ke Newcastle dan Parma, sebelum akhirnya dibeli Vilarreal pada musim 2007-08. La Liga jadi mimpi buruk untuk Rossi. Mengalami cedera lutut kanan pada oktober 2011 membuat Ia harus bolak-balik operasi dan istirahat selama enam bulan. Tidak lama sembuh, Rossi kembali merana di meja operasi usai menderita cedera yang sama pada bulan April tahun 2012. Dalam keadaan cedera, Fiorentina memboyong Rossi ke Stadion Artemio Franchi pada januari 2013, dengan nilai transfer 10 juta Euro (Rp. 159 miliar). Rossi lakukan come back gemilang saat mencetak hattrick guna menjungkalkan Juventus pada Oktober di paruh pertama musim. Lutut kanan Rossi kembali cedera saat dimainkan sebagai pemain pengganti kontra Livorno Januari lalu. Ditanya kapan akan kembali merumput, Rossi menolak memberi tanggal dan hanya ingin berpikir positif saat ini. “Sangat menyakitkan kembali berkutat dengan cedera. Anda hanya perlu melupakannya dan berpikir positif.” Kata pemain kelahiran Teaneck, New Jersey, Amerika Serikat tersebut. “Butuh waktu untuk dapat pulih, terimakasih kepada Tuhan karena cedera kali ini tidak sampai operasi. Ini merupakan nilai plus karena telah bersabar dan bekerja keras untuk dapat kembali ke lapangan.” tutup Rossi.
Rossi Kubur Asa Berlaga di Brazil
BolaSkor - Kamis, 20 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Jumat, 29 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1982: Dibayangi Skandal Totonero, Paolo Rossi Jadi Pahlawan Timnas Italia di Spanyol
Selasa, 19 Mei 2026
Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kembali Latih Timnas Italia?
Sabtu, 16 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1930-1934: Cerita Awal Perjalanan di Uruguay yang Berlanjut ke Italia
Rabu, 13 Mei 2026
6 Tuan Rumah Piala Dunia yang Berhasil Menjadi Juara
Sabtu, 25 April 2026
Dikabarkan Melatih Timnas Italia, Massimiliano Allegri Diharapkan Legenda Bertahan di AC Milan
Jumat, 24 April 2026
Andalkan Jorge Mendes, Juventus Bersedia Tampung Bernardo Silva
Jumat, 24 April 2026
Timnas Italia Harus Menghalalkan Berbagai Cara untuk Bermain di Piala Dunia 2026
Kamis, 16 April 2026
Jika Massimiliano Allegri Latih Timnas Italia, AC Milan Disarankan Rekrut Mantan Pelatih Inter Milan
Selasa, 14 April 2026
Dikaitkan dengan Chelsea dan Timnas Italia, Cesc Fabregas Angkat Bicara
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026