Piala Dunia 2026

Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi

Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Timnas Argentina (X/Argentina)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


BolaSkor.com - Argentina semakin dekat dengan impian mempertahankan gelar Piala Dunia. Sang juara bertahan kini tinggal selangkah lagi menuju partai puncak setelah berhasil menembus semifinal Piala Dunia 2026.

Tantangan berikutnya tidak akan mudah. La Albiceleste dijadwalkan menghadapi Inggris di Atlanta Stadium pada Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB.

Sejak sebelum turnamen dimulai, Argentina memang sudah masuk dalam daftar favorit. Lionel Scaloni masih mempertahankan sebagian besar skuad yang sukses mengangkat trofi di Qatar 2022, dipadukan dengan sejumlah pemain yang sedang berada dalam performa terbaik.

Baca Juga:

Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel

Inggris vs Argentina, Rivalitas Panas Sarat Sejarah

Profil Semifinalis Piala Dunia 2026: Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol

Perjalanan Argentina menuju semifinal pun tidak selalu mulus. Mereka harus melewati laga sulit melawan Tanjung Verde sebelum mencatat salah satu comeback paling dramatis di turnamen saat bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir.

Di babak perempat final, Argentina kembali dipaksa bekerja keras. Duel sengit melawan Swiss baru bisa diselesaikan lewat babak perpanjangan waktu, dengan Julian Alvarez tampil sebagai pembeda lewat gol krusialnya.

Meski beberapa kali menghadapi kesulitan, Argentina tetap mampu menemukan cara untuk menang. Kemenangan atas Swiss bahkan memperpanjang rekor kemenangan beruntun mereka menjadi 13 pertandingan, sebuah bukti konsistensi yang berhasil dibangun Lionel Scaloni dalam beberapa tahun terakhir.

Kekuatan Argentina: Messi Masih Jadi Pembeda

Lionel
Lionel Messi (Foto: @brfootball)

Kekuatan terbesar Argentina tentu masih berada pada sosok Lionel Messi. Di usia 39 tahun dan menjalani Piala Dunia keenamnya, sang kapten tetap menjadi sumber inspirasi sekaligus ancaman terbesar bagi lawan.

Messi terus menunjukkan bahwa kualitasnya belum memudar. Kemampuan membaca permainan, menciptakan peluang, hingga menentukan hasil pertandingan membuatnya tetap menjadi pusat permainan Argentina.

Selain Messi, Argentina juga memiliki lini serang yang tajam dan berbahaya. Nama-nama seperti Julian Alvarez, Lautaro Martinez, Alexis Mac Allister, hingga Enzo Fernandez memberi kedalaman dan variasi yang membuat serangan La Albiceleste sulit ditebak.

Tak kalah penting, Argentina memiliki mental juara yang sudah teruji. Pengalaman menjadi kampiun dunia membuat para pemain tetap tenang saat menghadapi tekanan dan situasi sulit di pertandingan.

Kelemahan Argentina: Kesulitan Kontrol Permainan

Argentina vs Cape Verde (fifa)

Di balik catatan impresif tersebut, Argentina juga menyimpan beberapa catatan yang perlu diperbaiki.

Meski tampil sempurna di fase grup, performa mereka di babak gugur belum sepenuhnya meyakinkan. Argentina beberapa kali kesulitan mengontrol pertandingan dan kerap membutuhkan momen-momen individu untuk keluar dari tekanan.

Mereka harus bermain hingga perpanjangan waktu saat menghadapi Cape Verde dan Swiss. Sementara saat melawan Mesir, Argentina sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya membalikkan keadaan.

Fakta bahwa mereka harus bekerja keras melawan tim-tim yang secara kualitas berada di bawahnya memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi permainan sepanjang 90 menit.

Namun, hingga saat ini Argentina selalu berhasil menemukan jalan keluar. Pertanyaannya kini, mampukah mereka kembali mengandalkan mental juara dan kualitas individu saat menghadapi Inggris yang memiliki kekuatan lebih seimbang?

Feature Piala Dunia Analisis Piala Dunia Piala Dunia 2026 Timnas Argentina Argentina Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha. Kapten Timnas Indonesia itu mengaku patah hati dan tetap dukung perjuangan Garuda.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Persija Jakarta akan mengajukan banding atas sanksi Komdis PSSI berupa larangan dua laga kandang dan denda total Rp130 juta.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persebaya vs Garudayaksa, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Persija Jakarta vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp130 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Basket
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Dewa United Basketball resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih Agusti Julbe usai evaluasi performa di IBL dan BCL Asia 2026.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Kelme resmi merilis jersey ketiga Timnas Indonesia dengan warna biru muda dan motif bunga melati. Jersey tersedia dalam versi Player Issue dan Replica.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Liga Indonesia
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Shin Tae-yong mewaspadai kekuatan Java United yang diperkuat Gustavo Almeida, David da Silva, serta Yakob dan Yance Sayuri jelang menghadapi Persija.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Liga Indonesia
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Shayne Pattynama membantah rumor pindah dari Persija Jakarta ke Arema FC. Bek Timnas Indonesia itu menyebut kabar tersebut hoaks dan berharap segera pulih dari cedera punggung.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Bagikan