Timnas Inggris tampil karut-marut di ajang Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Brasil beberapa waktu lalu. The Three Lions duduk di posisi buncit Grup D dengan hanya meraih satu poin. Tim asuhan Roy Hodgson itu kalah dua kali dan sekali imbang dari tiga laga. Tak pelak, pencapaian negatif itu memantik kritik pedas. Terakhir, skuat Tiga Singa dinilai tak memiliki mental juara usai hanya mampu menang 1-0 melawan Norwegia pada laga uji coba 3 September lalu. Gol tunggal kemenangan Inggris dicetak Rooney pada menit ke-68 melalui titik putih. Rooney sendiri santai menghadapi kritikan tersebut. Pemain asal klub Manchester United itu menegaskan timnya sangat fokus untuk meraih poin maksimal perdana kala menghadapi Timnas Swiss pada laga Grup E Kualifikasi Piala Eropa 2016, Selasa (9/9) dini hari WIB. "Ada determinasi besar dalam diri tim. Kami semua bekerja keras untuk menunjukkan performa terbaik. Tim kami punya kualitas. Kami tak sabar menghadapi pertandingan nanti. Ini mungkin akan jadi pertandingan tersulit di grup ini. Kami sudah siap untuk mendapat kemenangan," tegas Rooney dilansir Sky Sports. "Kami memiliki cukup banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Kami siap menghadapi tes sulit nanti. Jika kami berhasil mendapatkan hasil positif pada laga nanti, maka mental para pemain akan terangkat. Kami punya kualitas untuk melakukannya," ia menyambung. Timnas Inggris beberapa waktu lalu baru saja ditinggal dua gelandang jangkar andalannya, Frank Lampard dan Steven Gerrard, yang memutuskan pensiun. Roo berpendapat bahwa hilangnya dua pemain tersebut justru semakin membuat timnya lebih percaya diri menatap masa depan gemilang. "Empat tahun adalah waktu yang lama. Kami sekarang adalah tim yang berbeda. Kami harus menatap masa depan. Tak ada gunanya terus menoleh ke masa lalu. Kami sangat fokus untuk menyelesaikan tantangan yang ada di depan kami," Rooney memungkasi. JANGAN LEWATKAN:
Rooney: Kritik Bikin Inggris Makin Kuat
BolaSkor - Senin, 08 September 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Lolos, Bosnia-Herzegovina Menjaga Asa
Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Juara Grup Usai Tekuk Kanada, Qatar di Dasar Klasemen
Rabu, 24 Juni 2026
Imbang Tanpa Gol Lawan Inggris, Pelatih Ghana Tuding Wasit VAR Ngopi
Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Swiss vs Kanada: Berebut Status Juara Grup B
Rabu, 24 Juni 2026
Rating Pemain Inggris vs Ghana: Penampilan Gemilang Declan Rice Gagal Berbuah Kemenangan
Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026: Portugal di Puncak, Inggris Rawan Tergelincir
Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol Portugal, Inggris Gagal Menang
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Skor Superkomputer Inggris vs Ghana: Kenangan Pahit Carlos Queiroz
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Inggris vs Ghana: Waktunya Amankan Tiket Babak 32 Besar
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026