Real Madrid adalah klub Eropa pertama yang dibela pemain 30 tahun tersebut. Sempat digadang-gadang bakal menjadi pemain bintang, Robinho hanya mampu mencetak 35 gol dari 135 laga bersama El Real di musim 2005 hingga 2008. Selepas itu, dia melanjutkan kariernya bersama Manchester City. Dan lagi-lagi, mantan penggawa timnas Brasil ini tak mampu memperlihatkan tajinya. Membela City selama satu setengah musim, dia hanya mendulang 16 gol dari 53 pertandingan. Robinho kemudian memperkuat AC Milan pada Agustus 2010 setelah sebelumnya sempat dipinjamkan City ke Santos selama enam bulan. Dengan seragam I Rossoneri, Robinho tak selalu menjadi pilihan utama. Empat musim tampil bersama Milan, dia menyumbangkan 32 gol dari 144 laga. Setelah melanglang buana bersama sejumlah klub Eropa, Robinho akhirnya kembali Santos dengan status pinjaman selama semusim. Dapat memperkuat klub profesional pertamanya, Robinho mengaku sangat bahagia. "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada direksi Santos dan fans karena kepercayaan mereka terhadap saya. Saya di rumah, di klub yang memungkinkan saya untuk mewujudkan impian saya menjadi pesepakbola," ujar Robinho kepada Globoesporte. "Ini tidak mudah, hal yang paling penting adalah keluarga saya senang. Secara finansial tawaran di Eropa lebih tinggi, namun kita harus berkorban," sambungnya. Meski penah merasakan berbagai gelar juara baik bersama Real Madrid dan AC Milan, namun pemain bernama lengkap Robson de Souza itu tak ingin kembali ke Eropa. Robinho menyebut, kariernya di Benua Biru telah usai. "Saya berharap untuk terus di Santos dalam waktu yang lama. Hal ini tergantung pada Milan juga, saya memiliki kontrak dengan mereka. Eropa tidak ada lagi dalam pikiran saya, saya sudah cukup bermain di sana," paparnya.
Robinho Enggan Kembali Merumput di Eropa
BolaSkor - Jumat, 08 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Rabu, 17 Juni 2026
AC Milan Resmi Tunjuk Ruben Amorim Jadi Pelatih Baru, Manchester United Ketiban Untung
Selasa, 16 Juni 2026
Amankan Servis Ruben Amorim, AC Milan Kini Fokus Datangkan Direktur Olahraga Frankfurt
Minggu, 14 Juni 2026
Eks Pelatih Manchester United Terdepan Tangani AC Milan
Sabtu, 13 Juni 2026
AC Milan Belum Yakin dengan Oliver Glasner, Ruben Amorim dan Matthias Jaissle Masih Punya Peluang
Kamis, 11 Juni 2026
AC Milan Semakin Yakin dengan Oliver Glasner, Pengumuman Resmi Kian Dekat
Rabu, 10 Juni 2026
Kontrak Bek Barcelona Berakhir Musim Ini, AC Milan Siap Ajukan Tawaran
Minggu, 07 Juni 2026
Oliver Glasner Terima Tawaran Melatih AC Milan
Sabtu, 06 Juni 2026
Tinggalkan AC Milan, Rafael Leao Beri Kode Destinasi Barunya
Sabtu, 06 Juni 2026
Calon Pelatih AC Milan Mengerucut ke Dua Nama
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026