Madrid- Usai disingkirkan oleh Atletico Madrid dalam perempat final Liga Champions dan gagal ke babak semifinal Liga Champions untuk kali pertama dalam tujuh tahun terakhir, inilah komentar lengkap Gerardo "Tata" Martino, manajer Barcelona usai pertandingan leg kedua seperti dilansir oleh UEFA.com. "Hasil ini terjadi karena sebuah alasan, yakni Atletico bermain lebih baik dan mereka mencetak gol penentu mereka. Kami mempunyai beberapa peluang dan satu gol dari kami akan merubah jalannya pertandingan. Pada suatu titik, kami tidak bisa mendapatkan apa yang kami inginkan karena cara lawan kami bermain. Atletico menempatkan banyak pemain mereka di kotak penalti mereka, mereka melakukan itu dengan baik dan menyulitkan kami untuk menemukan celah." (Komentar Tata Martino terhadap hasil pertandingan dan tersingkirnya Barcelona di Liga Champions) "Gaya permainan Barcelona sangatlah berbeda dengan gaya bermain Atletico. Kami bermain dengan gaya kami selama 10 tahun terakhir yang merupakan kunci kesuksesan kami. Di awal permainan, Atletico bermain dengan umpan-umpan panjang lalu melakukan rebound dan merebut bola. Kami ingin memiliki kontrol lebih dalam pertandingan, tapi kami gagal melakukan itu." (Komentar Tata Martino tentang gaya permainan kedua tim yang berbeda) "Hasil ini tentu membuat kami sedih karena kami memiliki ekspektasi yang tinggi. Tapi sekarang kami harus menatap ke depan. Kami harus tetap berjuang dalam dua kompetisi yang tersisa bagi kami, yaitu La Liga dan Copa Del Rey."
Reaksi Gerardo Martino Setelah Tersingkir dari Liga Champions
BolaSkor - Kamis, 10 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Rabu, 10 Juni 2026
Kontrak Bek Barcelona Berakhir Musim Ini, AC Milan Siap Ajukan Tawaran
Rabu, 10 Juni 2026
Ada Udang di Balik Batu, Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez Bertujuan Menyulitkan Barcelona
Rabu, 10 Juni 2026
Ketika Atletico Mengejek Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez: Lebih Lucu dari Barcelona
Selasa, 09 Juni 2026
Thomas Tuchel Buka Suara tentang Bergabungnya Anthony Gordon ke Barcelona
Minggu, 07 Juni 2026
Blak-blakan, Bernardo Silva Mengakui Barcelona Mengirim Tawaran
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
PILIHAN EDITOR
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026