BolaSkor.com - PSSI bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia mengadakan kursus kepelatihan lisensi C PSSI yang berlangsung di Jimbaran, Bali, tanggal 1 hingga 15 November 2022. Kursus ini gratis alias para peserta tidak dipungut biaya.
Kursus pelatih terus digeber oleh PSSI demi mendapatkan pelatih-pelatih yang berkualitas dan memiliki lisensi sesuai standar AFC.
Sebanyak 24 calon pelatih mengikuti kegiatan ini. Ada mama-nama mantan pemain Timnas Indonesia, seperti David Sulaksmono, Buyung Ismu, Alexander Pulalo, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, dan lainnya.
Pada kursus kepelatihan ini, bertindak sebagai instruktur yakni Yeyen Tumena yang ditemani oleh Mundari Karya sebagai asisten instruktur. Selain itu juga, dalam kegiatan ini diisi oleh pemberian materi dari Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.
Baca Juga:
PSSI Masih Cari Opsi Pengganti SUGBK untuk Piala AFF 2022, 15 November Akan Diumumkan
Timnas Indonesia TC di Bali 28 November sebagai Persiapan Piala AFF 2022
“Sesuai dengan arahan dari Ketua Umum PSSI, kegiatan sepak bola yang lainnya harus terus berjalan. Terima kasih kepada Kemenpora atas kerja samanya, hingga kursus ini bisa berjalan,” buka Indra Sjafri.
"PSSI memang selalu fokus untuk menciptakan, menambah dan meningkatkan pelatih-pelatih handal di Tanah Air. Jadi ini saatnya berkembang bersama untuk memperbaiki kualitas sepak bola Indonesia, kami berharap semakin banyak pemain saat aktif bermain sudah mengikuti kursus pelatih,” sambungnya.
Sementara itu, salah satu peserta kursus, David Sulaksmono menilai positif kursus ini.
"Sebagai mantan pemain Timnas, saya mengucapkan terimakasih atas perhatian yang diberikan Kemenpora melalui Menpora Zainudin Amali karena bisa menyelenggarakan kursus ini. PSSI memiliki kurikulumnya, dan dengan dukungan penuh dari Kemenpora, kursus ini dapat terlaksana utamanya bagi kami mantan pemain yang belum memiliki lisensi” ujar David.
Hal yang sama diutarakan Azhari Rangkuti dan Alexander Pulalo. Dua nama yang pernah membela Timnas Indonesia ini juga mengucapkan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kemenpora dalam penyelenggaraan kursus.
"Saya sangat mengapresiasi PSSI dan Kemenpora yang mau berkolaborasi untuk menyelenggarakan kursus ini. Kursus ini menjadi kesempatan yang baik bagi saya dan mantan pesepak bola lainnya serta para peserta untuk dapat mengupgrade ilmu dan pengetahuan kami di dunia sepakbola. Sepakbola terus berkembang dan hal ini sangat baik untuk kedepannya” ujar Azhari Rangkuti.
"Kegiatan kursus ini tidak dibebankan biaya bagi kami para peserta. Ini menjadi bukti dukungan nyata juga dari pemerintah untuk memajukan sepakbola melalui kursus kepelatihan seperti ini. Terima kasih atas perhatian dan kesempatan juga dukungan dari PSSI dan Kemenpora” lanjut Alexander Pulalo.
Lalu, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh juga mengaku senang dapat mengikuti kursus ini.
"Mengikuti kursus pelatih ini menjadi pengalaman dan kesempatan yang baik untuk saya. Materi yang saya dapatkan di kursus ini sangat membantu saya dalam karier bermain. Selain itu, saya ingin terus belajar, banyak ilmu sepak bola yang ingin saya dapatkan di luar bermain sepak bola salah satunya ingin menjadi pelatih,” katanya.
24 Nama Peserta Kursus Kepelatihan Lisensi C PSSI di Bali:
1. David Sulaksmono – DKI Jakarta
2. Kamaruddin Bettay – Jawa Barat
3. Patar Tambunan – DKI Jakarta
4. M. Azhari Rangkuti – Banten
5. Edy Sudarnoto – DKI Jakarta
6. Arief Hidayat – Jawa Barat
7. Buyung Ismu – DKI Jakarta
8. Cecep Supriyatna – Jawa Barat
9. Sobur – Jawa Barat
10. Dede Iskandar – Jawa Barat
11. Soeharto S – Jawa Barat
12. Donny Erikson Latuperissa – Sumatera Utara
13. Galih Sudaryono – Jawa Tengah
14. Wahyu Hidayat – DKI Jakarta
15. Anjar Rahmulyono – Jawa Barat
16. Alexander Pulalo – Jawa Barat
17. Nurwisman Koto – Banten
18. Sabeq Fahmi Fachrezy – Jawa Timur
19. Muhamad Sahrul Kurniawan – Jawa Timur
20. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh – Jawa Timur
21. Bernardus Valentinus Telaubun – Maluku
22. Fecky Thimotius Yakobus Lasut – Sulawesi Utara
23. Deddy Djunaidi Umarella – Jawa Barat
24. Stenly Tonny Mamuaja – Sulawesi Utara