BolaSkor.com - Hasil imbang 1-1 yang diraih timnas Portugal saat menghadapi Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026 menuai banyak sorotan tajam. Keputusan pelatih Roberto Martinez terkait Cristiano Ronaldo menjadi titik utama kritik publik.
Portugal harus puas dengan satu poin setelah ditahan imbang Kongo melalui gol Yoane Wissa (45+5') yang membalas gol cepat Joao Neves (6') di Houston Stadium, Kamis (18/06) dini hari WIB.
Baca Juga:
Klasemen Sementara Grup K-L Piala Dunia 2026: Portugal di Urutan Tiga, Inggris Ditempel Ketat Ghana
Hasil Piala Dunia 2026: Ronaldo Samai Messi, Portugal Gagal Kalahkan RD Kongo
Winger Persib, Saddil Ramdani Belajar Banyak dari Piala Dunia 2026
Martinez dinilai tidak memiliki keberanian untuk menarik keluar kapten gaek tersebut di saat laga buntu. Kritik keras salah satunya datang dari pengamat sepak bola, Chris Sutton, saat Goncalo Ramos justru menggantikan Vitinha di menit ke-83.
Rasa Takut Martinez dan Momen Egois
Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters)
"Itu memalukan dari Martinez. Keputusan itu mungkin saja berhasil, tetapi apakah kita semua sedang menonton pertandingan yang berbeda?" kritik Sutton secara tajam terhadap pergantian pemain tersebut, dilansir dari BBC Sport.
Sutton menilai Martinez sama sekali tidak menunjukkan otoritasnya. "Dia takut untuk menariknya keluar. Dia bukan manajernya. (Ronaldo) mungkin saja akhirnya mencetak gol kemenangan, tetapi permainan hari ini sudah melewatinya," tambahnya.
Di sisi lain, legenda Prancis, Thierry Henry, juga menyoroti pergerakan Ronaldo yang merugikan taktik tim. Sang kapten dinilai merusak ritme karena memblokir jalur umpan potensial kepada Bruno Fernandes yang dapat berbuah gol.
"Jika dia berlari ke area enam yard, bek harus mengikutinya dan itu akan menjadi gol mudah bagi Fernandes. Karena dia ingin mencetak gol, dia malah masuk ke jalur umpan," tambah analisis Henry di Fox Sports.
Henry pun memberikan sentilan tajam terkait keegoisan mantan pemain Real Madrid tersebut. "Itulah poin saya, tim yang butuh mencetak gol, bukan hanya Anda," cetusnya.
Pengaruh Psikologis ke Pemain Muda

Cristiano Ronaldo pada laga Portugal vs RD Kongo di PIala Dunia 2026 (fifa)
Mantan bek sayap Prancis, Gael Clichy, turut menilai bahwa status megabintang Ronaldo sangat berpengaruh di lapangan. Secara tidak sadar, aura tersebut memengaruhi cara bermain dan mentalitas rekan setimnya.
"Kita bilang Ronaldo akan membantu pemain muda, tetapi secara tak sadar pemain seperti itu bisa menyita terlalu banyak sorotan. Pada peluang pertama, mungkin jika bukan Ronaldo, (Francisco Conceicao) akan langsung menembak ke gawang," imbuh Clichy.
Clichy melihat fenomena ini sebagai sesuatu yang wajar dan sering terjadi di klub-klub top Eropa. "Saya mengalaminya di Arsenal dan Manchester City. Saat ada pemain sangat penting, secara tak sadar dia mengambil segalanya dari setiap pemain."
Meski begitu, pergantian pemain dinilai penting untuk menyegarkan mentalitas tim di momen krusial.
"Saya tidak mengatakan itu benar atau salah, tetapi ketika Anda menarik mereka keluar, Anda bisa melihat para pemain mulai mengambil tanggung jawab," pungkas Clichy.