Lahm memegang peranan penting bagi keberhasilan Jerman merengkuh trofi Piala Dunia 2014 di Brasil. Pemain berusia 30 tahun itu memegang dua posisi bersama Tim Panser, yakni gelandang bertahan dan bek kanan. Selama tujuh kali membela Der Panzer di event empat tahunan tersebut, mereka selalu meraih kemenangan. Yang paling fantastis adalah ketika menggilas tuan rumah, Brasil, dengan skor 7-1 di semifinal, sebelum mengalahkan wakil Amerika Selatan lainnya, Argentina, dengan skor tipis 1-0 di partai final, untuk menjadi juara. Ini adalah gelar pertama mayor sejak menjadi juara Piala Eropa 1996. "Saya mengatakan kepada Jogi Loew tentang keputusan saya untuk pensiun dari sepak bola internasional pada hari Senin (14/7/2014)," ujar Lahm kepada Sport Bild. "Saya sudah memikirkan tentang hal itu selama musim lalu. Saya senang bahwa semuanya datang bersamaan dengan kesuksesan ini, menjadi juara Piala Dunia." Lahm memulai debutnya bersama Timnas senior Jerman pada 18 Februari 2004 di usia 20 tahun. Pada partai perdananya, Lahm tampil penuh dan membawa Tim Panser menang 2-1. Total, Lahm bermain sebanyak 113 kali dan mencetak lima gol. "Saya memberitahukan lewat telepon kepada Presiden DFB (Federasi Sepak Bola Jerman) Wolfgang Niersbach pada pagi ini dan berterima kasih kepadanya dan kepada orang lain di DFB atas semuanya selama beberapa tahun terakhir." Keputusan yang dibuat Lahm ini sangat mengejutkan banyak pihak, tidak terkecuali para petinggi Bayern Muenchen sebagai klub yang menaungi Lahm. "Kabar Lahm mundur dari tim nasional Jerman mengejutkan semua pihak. Apalagi keputusan itu dibuat tepat setelah Jerman memenangi Piala Dunia 2014," terang Direktur Olah raga Bayern, Matthias Sammer. "Tapi apapun keputusan itu, saya, seluruh fans Bayern Muenchen dan seluruh fans tim nasional Jerman tetap menghormatinya," ia menambahkan.
Philipp Lahm Pensiun dari Timnas Jerman
BolaSkor - Jumat, 18 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 01 Juni 2026
Hasil Pertandingan Uji Coba: Jerman Pesta Gol, Jepang Menang Tipis
Minggu, 31 Mei 2026
Jadwal Bola Hari Ini dari 31 Mei hingga 1 Juni 2026: Jepang vs Islandia, Jerman vs Finlandia, dan Brasil vs Panama
Minggu, 31 Mei 2026
Prediksi Skor, Head to Head, dan Susunan Pemain Jerman vs Finlandia: Panaskan Mesin Jelang Piala Dunia
Jumat, 29 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Berstatus Tim Debutan, Curacao Tak Gentar Hadapi Jerman
Selasa, 26 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1974: Format Baru, Rekor Gerd Muller, dan Kejayaan Jerman Barat
Kamis, 21 Mei 2026
Jerman Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Manuel Neuer Turun Gunung
Selasa, 19 Mei 2026
Profil Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Unggulan, Pantai Gading dan Ekuador Siap Jadi Kejutan
Selasa, 19 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1954: Kejayaan Jerman Barat, Mimpi Semu Hungaria, dan Miracle of Bern
Rabu, 13 Mei 2026
6 Tuan Rumah Piala Dunia yang Berhasil Menjadi Juara
PILIHAN EDITOR
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
5 Klub Tersubur dalam Sejarah Liga Champions, PSG Samai Barcelona
Jumat, 29 Mei 2026