BolaSkor.com – Partai final Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel epik antara juara bertahan Argentina melawan penguasa Eropa, Spanyol.
Pertandingan di East Rutherford, New Jersey pada Senin (20/07) pukul 02.00 dini hari WIB ini bakal mempertemukan dua generasi berbeda, Lionel Messi dan Lamine Yamal.
Bagi pencinta sepak bola, ini adalah bentrokan perdana antara Messi yang berusia 39 tahun dan Yamal yang menginjak 19 tahun di atas lapangan hijau.
Namun, bagi kedua pemain, ini sebenarnya merupakan pertemuan lanjutan dari momen unik belasan tahun silam.
Baca Juga:
Rating Pemain Argentina saat Melawan Inggris: Tanpa Gol, Dua Assists Lionel Messi Jadi Pembeda
Thomas Tuchel Beberkan Rencana Inggris untuk Hentikan Magis Lionel Messi
Jauh sebelum takdir mempertemukan mereka di final kompetisi tertinggi, Messi pernah bertemu Yamal yang saat itu masih bayi.
Saat itu, Messi baru berusia 20 tahun dan sedang meniti kariernya sebagai bintang muda Barcelona yang sedang naik daun.
Momen magis tersebut diabadikan dalam jepretan foto kalender amal Diario Sport dan UNICEF pada musim gugur tahun 2007.
Foto ikonik yang memperlihatkan Messi sedang memandikan bayi Yamal sempat diunggah oleh ayah Yamal, Mounir Nasraoui, dengan caption, "Awal dari dua legenda".
Takdir Mempertemukan Yamal dan Messi
Argentina vs Spanyol (Foto: @brfootball)
Fotografer lepas yang mengambil foto tersebut, Joan Monfort, menceritakan awal mula pertemuan yang tidak disengaja itu terjadi. Keluarga Yamal ternyata memenangkan undian untuk berfoto bersama pemain bintang Barcelona di Camp Nou.
"Kami membuat kalender tersebut dengan bantuan UNICEF," kata Monfort kepada The Associated Press pada tahun 2024.
"Jadi UNICEF mengadakan undian di lingkungan Roca Fonda di Mataro, tempat tinggal keluarga Lamine. Mereka mendaftar undian untuk berfoto di Camp Nou bersama pemain Barca. Dan mereka memenangkan undian itu."
Monfort juga mengenang betapa canggungnya atmosfer di ruang ganti tim tamu Camp Nou saat proses pengambilan gambar berlangsung.
Pasalnya, Messi kala itu dikenal memiliki kepribadian yang sangat tertutup dan pemalu.
"Bintang-bintang selaras ketika Lamine bertemu Messi, tetapi itu sangat sulit," kenang Monfort menggambarkan situasi saat itu.
"Messi sangat introvert dan pemalu. Dia masuk ke ruang ganti dan menemukan bak mandi plastik berisi air dengan bayi di dalamnya. Pada awalnya dia tidak tahu bagaimana cara memegang (Yamal)."
Melihat foto lamanya menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia menjelang final akbar, Monfort merasa sangat bangga.
"Sangat mengasyikkan dikaitkan dengan sesuatu yang menimbulkan sensasi seperti itu. Sejujurnya, ini adalah perasaan yang sangat menyenangkan."
Kini, Yamal yang telah memenangi tiga gelar LaLiga dan Euro 2024 bersiap menantang sang legenda di final Piala Dunia.
Mengalahkan sang pemilik delapan Ballon d'Or di partai puncak akan menjadi awal sempurna bagi Yamal untuk membuktikan dirinya sebagai pewaris takhta sejati.