BolaSkor.com - Persija Jakarta musim ini tidak bisa sepenuhnya berkandang di Jakarta International Stadium (JIS).
Beberapa kali Macan Kemayoran harus mengungsi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), bahkan hingga ke Stadion Manahan di Solo untuk menggelar partai kandang.
Situasi itu tidak terlepas dari kondisi rumput JIS yang tidak maksimal untuk dipakai pertandingan, terutama ketika sebelumnya dipakai sebagai venue kegiatan lain di luar sepak bola, seperti konser musik.
Terbaru, JIS menjadi arena konser boyband asal Korea Selatan, Seventeen. Konser bertajuk SEVENTEEN [RIGHT HERE] World Tour digelar pada 8-9 Februari 2025.
Baca Juga:
Persija Menggila di GBK, Allano Lima: Ini Bukti Kami Pantas di Papan Atas
Sempat Paceklik Kemenangan, Pemain Persija Diduga Terbebani Target Juara
Jawaban Rachmat Irianto saat Ditanya Pilih Persib atau Persija yang Juara Musim Ini
Setelah konser itu, sejatinya Persija sempat bermain di JIS. Tepatnya, saat menghadapi PSM Makassar (20/2), Borneo FC Samarinda (3/3), dan Dewa United Banten FC (15/3).
Namun, kondisi lapangan dalam tiga pertandingan itu tidak maksimal. Beberapa pemain seperti Jordi Amat bahkan mengeluhkannya.
Audiensi dengan Pramono Anung, Janji JakPro soal JIS Jadi Sorotan
Para pemain Persija terlihat kesal dengan aksi pemain Bali United yang sering terjatuh sehingga permainan terhenti. (Media Persija)
Persija kemudian melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan JakPro untuk membahas persoalan tersebut.
Dalam pertemuan itu, Pramono Anung meminta JakPro segera mencari solusi supaya musim depan Persija Jakarta bisa sepenuhnya bermain di JIS.
"(Kami sudah bicara dengan) JakPro dan Gubernur (Pramono Anung). Beliau minta harapannya tahun depan Persija bisa 100 persen main di JIS. Tentunya kita senang kalau memang bisa," kata Ardhi Tjahjoko.
Ardhi menjelaskan bahwa ada solusi dari JakPro supaya persoalan rumput JIS bisa terselesaikan. Ia meminta JakPro menepati janjinya itu.
Dari JakPro sendiri menyatakan untuk kegiatan bongkar pasang rumput, seandainya ada konser, dia menyanggupi. Jadi, nanti paralel. Begitu bongkar podium, rumput sudah dipasang.
(Janji itu sudah pernah diucapkan) Iya, itu saya dengar juga. Katanya omongan itu seperti dahulu juga. Tapi, saya tidak tahu nanti, kita lihat saja. Karena itu langsung di depan Gubernur kemarin.