"Terus terang saya tak memperkirakan masuk Grup Lima. Saya semula mengira bergabung di grup yang lebih banyak dihuni tim dari Jawa Tengah. Bila ada tim Jatim, paling satu atau dua. Namun, di grup PSIM justru lebih banyak dihuni tim Jatim," ujar Seto. Menurutnya PSIM tak mempersoalkan bila bergabung dengan wilayah Jatim. Hanya, mantan pemain Pelita Jaya ini mengakui masih buta dengan semua kekuatan lawan kecuali PSS. "Tipikal tim Jatim adalah bermain keras. Namun itu tergantung pelatihnya. Saya juga masih buta dengan kekuatan lawan. Mungkin hanya PSS yang sudah bisa diraba mengingat tim ini punya persiapan jauh lebih panjang," jelasnya. "Tapi itu bukan menjadi faktor halangan bagi kami untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kami akan bermain kolektif, cerdas dan sederhana," tambah Seto yang musim lalu masih bermain sebagai pemain PSIM. Oleh: Putra Kartika (koresponden BolaSkor.com Jateng & DIY)