BolaSkor.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, buka suara usai tim asuhannya bermain imbang 1-1 dengan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-29 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (22/4).
Mauricio Souza kembali menyoroti tumpulnya lini depan Persija Jakarta yang sejatinya mendominasi jalannya pertandingan.
Berdasarkan statistik, Persija Jakarta unggul penguasaan bola mencapai 69 persen. Macan Kemayoran juga melepaskan 25 tembakan dengan 10 di antaranya on target, tetapi hanya satu yang menjadi gol.
Baca Juga:
Klasemen Sementara Super League 2025/2026 Usai Persija Ditahan Imbang PSIM
Hasil Super League 2025/2026: Imbang Lawan PSIM, Langkah Persija Jadi Juara Makin Berat
Pelatih Persija Kecam Aksi Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20
Lihat postingan ini di Instagram
Satu-satunya gol Persija juga dicetak lewat titik putih yang dieksekusi Allano Lima pada menit 20. Persija sejatinya punya kesempatan unggul, tetapi penalti kedua yang dieksekusi Emaxwell Souza berhasil ditepis Cahya Supriadi.
"Saya rasa ini praktis menjadi pertandingan satu tim saja. Lawan hanya mencapai gawang kami tiga kali dan berhasil mencetak satu gol, sementara kami memiliki 25 peluang tembakan ke gawang lawan, dan bahkan sempat gagal mengeksekusi penalti," kata Mauricio Souza.
"Jadi, saya selalu mengatakan bahwa ketika kalah, semua orang kalah, dan ketika menang, semua orang menang. Namun, saya menganalisis pekerjaan saya agar dapat melakukan koreksi berdasarkan performa (para pemain)."
"Dan jika sebuah tim memiliki penguasaan bola 83% di pertandingan lalu; lalu tim yang sama memiliki 75% penguasaan bola di pertandingan ini; serta melepaskan 25 tembakan ke gawang. kita harus mampu memenangkan pertandingan tersebut. Dan sekali lagi, saya rasa kita belum berhasil memaksimalkan peluang di sepertiga akhir lapangan," ujarnya menambahkan.