Recife - Pelatih Pantai Gading, Sabri Lamouchi menilai kemenangan timnya tidak terlepas dari kehadiran Didier Drogba ketika menghadapi Jepang dalam laga Grup C Piala Dunia 2014, pagi tadi. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Drogba langsung membuat pemain Jepang grogi. Kondisi hilangnya konsentrasi lini belakang tim berjuluk Samurai Biru itu berhasil dimanfaatkan sempurna oleh Pantai Gading. Sempat tertinggal lebih dulu, skuat asuhan Lamouchi mampu comeback setelah hadirnya Drogba di menit ke 63. Hasilnya, Wilfried Bony dan Gervinho mampu mengubah kedudukan menjadi 2-1 dalam tempo singkat usai Drogba masuk ke lapangan. Hal itu pun membuyarkan gol Keisuke Honda yang bertahan sejak babak pertama. Bahkan Lamouchi menilai sangat beruntung timnya memiliki Drogba dalam skuatnya. "Kami tidak memulai pertandingan dengan sangat baik karena kebobolan akibat kehilangan konsentrasi. Setelah itu, Kami baru memiliki banyak peluang," ucap Lamouchi seperti dilansir Sportsmole, Minggu (15/6). "Bagi kami sangat penting untuk memulai dengan baik turnamen ini. Memiliki pemain seperti Didier Drogba di skuad Anda, yang bisa bermain sebagai starter atau pemain pengganti menjadi sangat beruntung. Dia mampu mengubah jelannya pertandingan," lanjutnya. Kendati demikian, Lamouchi tak mau cepat puas. Pasalnya, masih ada tim lain mampu tampil lebih baik seperti Kolombia yang menggilas Yunani dengan skor 3-0. "Para pemain sangat senang dengan kemenangan ini, tapi kami belum memenuhi syarat," tutup Lamouchi.
Pelatih Pantai Gading: Drogba Masuk, Jepang Grogi
BolaSkor - Minggu, 15 Juni 2014
- #Pantai Gading
- #Sabri Lamouchi
- #Jepang Grogi
- #Jepang
- #Pelatih Pantai Gading: Drogba Masuk
- #Didier Droba
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 02 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jepang Gugur, Pemain Persija Alihkan Dukungan ke Messi dan Argentina
Rabu, 01 Juli 2026
Top Skorer Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Samai Perolehan Gol Lionel Messi
Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan Kepala Tegak
Senin, 29 Juni 2026
32 Besar Piala Dunia 2026: Diunggulkan Menang, Brasil Pantang Remehkan Jepang
Senin, 29 Juni 2026
Takefusa Kubo Absen, Jepang Senang Berstatus Underdog Kontra Brasil
Minggu, 28 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 Brasil vs Jepang: Samurai Blue Tidak Diunggulkan
Minggu, 28 Juni 2026
Rekor Baru, 9 dari 10 Negara Afrika Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Jumat, 26 Juni 2026
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina Pertaruhan Harga Diri Bangsa, Perang Malvinas hingga Gol Tangan Tuhan
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026