Bersama Kosta Rika dan Kolombia, timnas Aljazair berhasil membuat kejutan di Piala Dunia 2014. Tergabung di Grup H, yang notabene merupakan grup neraka karena dihuni Belgia, Rusia, dan Korea Selatan, Aljazair lolos ke babak 16 besar dengan predikat sebagai juara kedua Grup. Aljazair memang kalah 2-1 melawan Belgia di pertandingan pertama. Namun, tim asal benua Afrika itu bangkit di pertandingan kedua dan menekuk Korea Selatan dengan skor 4-2. Pada laga pamungkas, Pejuang Gurun menahan imbang Rusia 1-1. Lawan Aljazair di babak 16 besar adalah tim tangguh asal Eropa, Timnas Jerman. Laga tersebut rencananya berlangsung di Estadio Beira-Rio, Potro Alegre, Selasa (1/7) dini hari WIB. "Saya tak terkejut Inggris tersingkir. Mereka datang dengan kondisi fisik compang-camping usai melalui musim yang melelahkan. Saya juga melihat tim-tim asal Eropa kurang motivasi," ungkap Halilhodzic dilansir Goal. "Tim asal Eropa umumnya memiliki masalah psikologis. Para pemain mereka tak memiliki rasa lapar kemenangan. Mereka tak memberikan kemampuan terbaik. Spanyol menjadi tim paling kurang ambisi. Mungkin, itu karena mereka telah memenangkan segalanya dalam satu dekade terakhir," ia menambahkan. Nama besar Jerman memang jauh jika dibandingkan dengan Aljazair. Namun, Aljazair ternyata selalu menjadi batu sandungan bagi Tim Panser. Pada laga ujicoba di 1964, Jerman takluk 0-2 dan kembali menyerah 1-2 saat berjumpa di Piala Dunia 1982. "Ini adalah pertandingan bersejarah kontra lawan yang tangguh. Tak peduli jika kemampuan kami berbanding terbalik 45 derajat dengan mereka. Para pemain kami memiliki motivasi besar. Jika tidak, maka kami takkan memiliki kesempatan," ia memungkasi.
Pelatih Aljazair: Mental Bertanding Eropa Payah!
BolaSkor - Senin, 30 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 05 Oktober 2026
Hasil UNL: Portugal Menang Lagi, Belanda Unggul Tipis, Jerman Ditahan Yunani
Minggu, 04 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Big Match Yunani vs Jerman, Live di Sini
Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Yunani vs Jerman: Ethniki Bukan Lawan yang Dapat Diremehkan
Jumat, 02 Oktober 2026
Hasil Pertandingan: Portugal Menang Tanpa Ronaldo, Jerman Bangkit, Belanda Nyaris Kalah
Kamis, 01 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jerman vs Serbia, Live RCTI?
Kamis, 01 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Jerman vs Serbia: Memburu Kemenangan Perdana di Era Jurgen Klopp
Senin, 28 September 2026
Kalah di Laga Kandang, Jurgen Klopp Pasang Badan Bela Skuad Jerman
Senin, 28 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Belanda dan Portugal Menang, Jerman Tumbang di Laga Kandang
Minggu, 27 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jerman vs Yunani, Live RCTI?
Minggu, 27 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Jerman vs Yunani: Der Panzer di Atas Angin
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026