Brasil sukses melaju ke babak perempat final usai tampil sebagai juara Grup A serta mengandaskan perlawanan Chili di fase 16 besar melalui drama adu penalti. Delapan gol telah dikemas Tim Samba, dimana empat gol disumbangkan oleh Neymar. Rekor perjalanan Brasil adalah dua menang dan dua imbang. Dari empat laga yang telah dijalani Seleccao, Neymar menjadi andalan di area sektor kiri serangan. Tak jarang pergerakannya mampu membuat barisan pertahanan lawan kehilangan fokus. Berdasarkan statistik FIFA, Neymar mencatat 17 kali dalam hal aksi solo run atau menggiring bola sendiri ke jantung pertahanan lawan. Berposisi sebagai penyerang bayangan, pemain 22 tahun itu juga kerap kali mengirimkan umpan kepada Fred yang diplot sebagai penyerang tunggal. Namun, dari 11 umpan ke area 16, tak ada satupun yang membuahkan gol. Di skuat Kolombia, James Rodriguez terlihat lebih menonjol dari rekan-rekan setim lainnya. Meski memainkan peran gelandang serang, Rodriguez sementara ini tampil sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia dengan torehan lima gol. Tampil sebagai poros serangan, pemain AS Monaco yang mulai dilirik klub-klub besar Eropa itu juga turut berkontribusi dalam menyumbangkan dua assist. Tak salah jika FIFA memberikan nilai rata-rata 9,74 atau sementara pemain dengan nilai rata-rata tertinggi kedua setelah David Luiz yang diberikan poin 9,79. Secara keseluruhan tim, Kolumbia pantas diwaspadai oleh Brasil. Los Cafeteros sukses menyapu bersih semua pertandingan grup dengan kemenangan. Kemudian di perdelapan final seperti tak menemui kesulitan berarti kala menyingkirkan Uruguay dengan skor 2-0, dua gol kemenangan dicatat oleh James Rodriguez.
Neymar Vs Rodriguez: Siapa Terbaik?
BolaSkor - Jumat, 04 Juli 2014
- #James Rodriguez
- #Piala Dunia
- #8 Besar Piala Dunia
- #Babak Delapan Besar Piala Dunia
- #Brasil Vs Kolombia
- #Piala Dunia 2014
- #Delapan Besar
- #Neymar
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Rabu, 15 Juli 2026
Indra Sjafri Prediksi Argentina Susul Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Rabu, 15 Juli 2026
Indra Sjafri dan Dustin Tiffani Ramaikan Nobar Global Game 2026 di Jakarta
Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
PILIHAN EDITOR
Jumat, 17 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026: Rekor Spanyol dan Argentina saat Dipimpin Wasit Slavko Vincic
Jumat, 17 Juli 2026
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Kamis, 16 Juli 2026
Sederet Statistik Menarik Usai Kemenangan Dramatis Argentina atas Inggris: Katalis Bernama Lionel Messi
Kamis, 16 Juli 2026
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina Pertaruhan Harga Diri Bangsa, Perang Malvinas hingga Gol Tangan Tuhan
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026