Laga berjalan sangat menarik di babak pertama. Brasil harus tertinggal lebih dahulu akibat gol bunuh dari Marcelo pada menit 11. Beruntung Selecao sanggup menyamakan keadaan berkat gol Neymar pada menit 29. Dari catatan statistik, Brasil unggul penguasaan bola yang mencapai 70 persen berbanding 30 persen. Selepas turun minum, laga berjalan kurang panas di menit-menit awal. Pasukan Felipe Scolari terlihat hanya menunggu dalam mengalirkan bola, lantaran Kroasia lebih bermain ke dalam dan hanya mengandalkan serangan balik. Laga berjalan satu jam, Brasil seperti menemui jalan buntu dalam menembus pertahanan armada Niko Kovac. Menit 63, Felipe Scolari menarik keluar Paulinho digantikan Hernanes untuk menambah kreatifitas pola serangan. Tak lama berselang, pada menit 68 Bernard masuk untuk Hulk. Hasilnya, serangan Tim Samba menjadi lebih variatif. Memasuki menit 70, Brasil mendapat hadiah penalti setelah Fred dijatuhkan Dejan Lovren di area terlarang. Ditunjuk sebagai eksekutor, Neymar sukses menjalankan tugas walau bola sempat ditepis Pletikosa. Sebelumnya, sejumlah pemain Kroasia melakukan protes karena menganggap Fred tak terlalu mendapat gangguan. Wasit Yuichi Nishimura justru memberikan kartu kuning kepada Lovren karena melakukan reaksi berlebihan. Dalam posisi tertinggal, Kroasia justru bisa mengembangkan permainan. Tak jarang upaya pasukan Niko Kovac itu membahayakan gawang Julio Cesar. Seperti saat Luca Modric menghempaskan sepakan keras jarak jauh pada menit 86. Beruntung Cesar sigap dalam menghalau datangnya bola. Kemudian pada menit 90, Cesar kembali melakukan penyelamatan ketika menghalau tendangan Ivan Perisic dari luar kotak penalti. Brasil akhirnya berhasil memperlebar jarak saat laga memasuki menit-menit akhir. Oscar berakselerasi kencang dari tengah lapangan kemudian menaklukkan Pletikosa dengan menghujamkan tendangan keras dari dari dalam kotak penalti. Gol ini sekaligus menjadi penutup laga yang berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Brasil. Hasil ini membuat brasil memimpin daftar klasemen Grup A dengan torehan angka tiga. Susunan pemain Brasil (4-2-3-1): Cesar; Alves, Silva, Luiz, Marcelo; Gustavo, Paulinho (Hernanes 63’); Hulk, Oscar, Neymar (Ramires 88’); Fred Kroasia (4-4-1-1): Pletikosa; Srna, Corluka, Lovren, Vrsaijko; Modric, Rakitic, Perisic, Brozovic (Kovacic 61’); Olic; Jelavic (Rebic 78’)
Neymar Dua Gol, Brasil Tebas Kroasia Grup A
BolaSkor - Kamis, 12 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 06 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Brasil Tersingkir, Neymar Resmi Pensiun
Minggu, 05 Juli 2026
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Minggu, 05 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Brasil vs Norwegia: Canarinho Punya Catatan Bagus di 16 Besar Piala Dunia
Minggu, 05 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa
Minggu, 05 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Brasil vs Norwegia: Adu Tajam Vinicius Junior dengan Erling Haaland
Kamis, 02 Juli 2026
Zlatko Dalic Ungkap Pertarungan Kunci Portugal vs Kroasia, Bukan Cristiano Ronaldo Lawan Luka Modric
Kamis, 02 Juli 2026
Prediksi Superkomputer untuk Skor dan Susunan Pemain Portugal vs Kroasia: Cristiano Ronaldo Sulit Cetak Gol di Fase Gugur
Rabu, 01 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Portugal vs Kroasia: Ujian Mental Cristiano Ronaldo dan Pasukan Selecao das Quinas
Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan Kepala Tegak
Selasa, 30 Juni 2026
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
PILIHAN EDITOR
Minggu, 05 Juli 2026
9 Pelatih Dipecat atau Mengundurkan Diri di Piala Dunia 2026
Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Sabtu, 04 Juli 2026
Argentina vs Cape Verde: Albiceleste Menang, tetapi Blue Sharks Juara di Hati Rakyat
Jumat, 03 Juli 2026
7 Bintang di Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Gabung Klub Premier League
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026