Para pendukung Arsenal hingga kini masih sakit hati dengan keputusan Nasri hijrah ke Manchester City pada 24 Agustus 2011 lalu. Mereka pun menyoraki Nasri dan membawa spanduk yang menggambarkan bahwa Nasri adalah pemain mata duitan tiap kali Manchester City dan Arsenal berhadapan. Nasri pun beberapa kali membantah rumor tersebut di media. Pemain berusia 26 tahun itu menegaskan keputusannya pindah ke Manchester City semata-mata karena ingin meraih gelar. Keputusan tersebut terbukti tepat, Nasri langsung merengkuh gelar Liga Inggris pada musim pertamanya. “Saya berharap mereka (fans Arsenal) melihat saya sekarang, mengoleksi medali kemenangan Premier League. Saya percaya mereka tidak memenangi trofi untuk beberapa tahun. Saya membuat pilihan sulit untuk datang dan berjuang memperebutkan tempat di klub besar,” jelas Nasri, seperti dilansir Here Is The City. “Terus dibicarakan bahwa saya pergi karena uang. Mereka tidak mengerti dan itu membuat saya sakit hati. Ketika saya bergabung dengan David Silva, Yaya Toure, Joe Hart, dan Vincent Kompany saya telah membuat pilihan untuk hidup saya, saya percaya proyek jangka panjang klub,” ia menegaskan. Selama tiga musim memperkuat City, mantan penggawa Olympique Marseille itu sudah mengoleksi 16 gol dari 103 pertandingan.
Nasri Sakit Hati Dibilang Mata Duitan Fans Arsenal
BolaSkor - Senin, 13 Januari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Cocok Jadi Tandem Declan Rice, Arsenal Disarankan Rekrut Wonderkid Maroko
Senin, 22 Juni 2026
Terinspirasi Arsenal, Inggris Diharapkan Dapat Mengakhiri Penantian Titel Piala Dunia
Kamis, 11 Juni 2026
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Kamis, 11 Juni 2026
Bersaing dengan Manchester United, Manchester City Kirim Tawaran Fantastis untuk Rekrut Elliot Anderson
Minggu, 07 Juni 2026
Khaldoon Al Mubarak Siap Buka Suara soal Kasus Keuangan Manchester City
Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Jumat, 05 Juni 2026
Bukan AC Milan, Sandro Tonali Jadi Incaran Manchester City
Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026