Mertesecker pensiun dari Tim Panser usai merengkuh juara Piala Dunia 2014. Hal demikian dilakukan pemain 29 tahun itu agar lebih fokus berkarier bersama Tim Gudang Peluru. Mertesacker, yang diboyong dari Werder Bremen pada 2011, mendapat perpanjangan kontrak hingga 2017 pada Maret lalu. Ia pun senang bisa terus melanjutkan karier bersama Arsene Wenger. “Saya berhutang kepada klub setelah mereka mereka memberikan kontrak panjang. Ini menunjukkan Arsene Wenger puas dengan (permainan) saya. Biasanya, dia hanya memberikan kontrak satu tahun hingga usia 30, namun kontrak saya sampai 2017, maka saya akan mendekati usia 33,” ungkap Mertesacker dilansir ESPN. Pemain bertinggi badan 198 cm itu lantas mengungkapkan, Wenger telah membantu dirinya dalam mengembangkan permainan sampai akhirnya menjadi salah satu pemimpin di Emirates. “Arsene Wenger menaruh kepercayaan kepada saya tepat dari awal dan selalu bersama saya. Dia selalu mengatakan: ‘kamu akan berhasil!’ Kami punya hubungan erat,” “Hubungan itu terus berkembang setelah saya ditunjuk sebagai wakil kapten. Tiga tahun telah berlalu sejak perekrutan saya, namun sungguh tak biasa bahwa Anda mendapat kepercayaan itu begitu cepat.” Selama ini Wenger memang dikenal sebagai pelatih yang mampu memaksimalkan potensi seorang pemain. Namun, apakah The Gunners akan bisa terus seperti ini di masa yang akan datang meski Sang Profesor sudah tak melatih? Mertesacker sendiri tak bisa menjawab ketika ditanya soal itu. “Saat ini, saya tak bisa membayangkan hal itu. Dia adalah seorang ahli dan telah membangun begitu banyak. Itu sebabnya klub ini duduk manis,” “Dan melalui perpanjangan kontraknya tiga setengah bulan lalu, dia telah menunjukkan bahwa dia bisa terus mengembangkan sebuah tim.” Demikian Mertesacker. JANGAN LEWATKAN
Mertesacker: Apa Jadinya Arsenal Tanpa Wenger
BolaSkor - Rabu, 10 September 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 23 Juni 2026
Cocok Jadi Tandem Declan Rice, Arsenal Disarankan Rekrut Wonderkid Maroko
Senin, 22 Juni 2026
Terinspirasi Arsenal, Inggris Diharapkan Dapat Mengakhiri Penantian Titel Piala Dunia
Kamis, 11 Juni 2026
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Rabu, 10 Juni 2026
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026