Argentina akan menghadapi Jerman di final Piala Dunia 2014 yang digelar di Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Minggu (13/7) waktu setempat atau Senin (14/7) dinihari WIB. Laga final itu adalah pertemuan ketiga kedua negara di puncak pesta sepak bola di muka jagad raya. Sebelumnya, Jerman dan Argentina pernah bertemu di final Piala Dunia 1986 dan 1990. Di Piala Dunia 1986, Argentina dengan Diego Maradona tampil menjadi juara setelah menang 3-2. Sementara pada Piala Dunia 1990, giliran Jerman menjadi juara, setelah mengalahkan Argentina 1-0, melalui gol penalti Andreas Brehme. Di Piala Dunia 2006 dan 2010, Argentina selalu kalah dari Jerman. Pada 2006, Jerman yang bertindak sebagai tuan rumah menghentikan Argentina melalui adu penalti 4-2. Empat tahun lalu di Afrika Selatan, Jerman membantai Argentina 4-0, juga di perempatfinal. Fakta itulah yang membuat Maxi Rodriguez 'panas' dan siap membalaskan dendam Argentina kepada Jerman. Dikutip dari laman resmi FIFA, Rodriquez mengaku siap berjibaku demi kemenangan Argentina. "Sejak mereka menjegal kami pada dua Piala Dunia sebelumnya, saya selalu menunggu kesempatan untuk membalasnya," ujar Rodriquez (33). Rodriguez mengaku masih terbayang kegagalan Argentina saat kalah penalti di Piala Dunia 2006 dan dibantai Jerman 4-0 di Afrika Selatan. "Jelas itu sakit sekali karena kami tersingkir karena kalah adu penalti. Di Afrika Selatan kondisinya berbeda, kami memang kalah telak," imbuh Rodriquez. "Kini kami kembali bertemu di final. Ini adalah laga dan kesempatan terbaik buat kami untuk menjadi yang terbaik, sekaligus menuntaskan dendam. Sungguh saya benar-benar ingin melampiaskan dendam ini," pungkas Rodriquez.
Maxi Rodriguez: Saatnya Argentina Balaskan Dendamnya ke Jerman
BolaSkor - Sabtu, 12 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Selasa, 14 Juli 2026
Profil dan Statistik 4 Kiper Utama di Semifinal Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026