BolaSkor.com - AC Milan resmi merampungkan transfer bek tengah potensial asal Spanyol, Mario Gila, dari Lazio. Langkah berani ini langsung mengingatkan publik sepak bola pada jalur transfer legendaris yang pernah dilalui oleh Alessandro Nesta.
Manajemen Rossoneri dilaporkan menggelontorkan dana sebesar 25 juta euro ditambah bonus performa senilai 5 juta euro demi memboyong sang pemain.
Setengah dari biaya transfer tersebut akan disetorkan ke mantan klub Gila, Real Madrid, sesuai klausul tahun 2022.
Baca Juga:
Resmi Latih AC Milan, Ruben Amorim Akui Bikin Banyak Kesalahan di Manchester United
Keluarkan 80 Juta Euro, AC Milan Rekrut Goncalo Ramos dari PSG
Pemain berusia 24 tahun tersebut telah menandatangani kontrak jangka panjang di San Siro hingga Juni 2031 mendatang.
Bersama skuad arahan Ruben Amorim untuk mengarungi musim baru, Mario Gila memilih untuk mengenakan jersey dengan nomor punggung 34.
Ambisi Besar dan Kesiapan Mental Menghadapi Tekanan
Bergabung dengan klub peraih tujuh gelar Liga Champions membuat Gila merasa sangat antusias sekaligus tertantang. Bek tangguh ini meyakini bahwa kepindahannya ke Milan akan membantunya berkembang menuju level tertinggi dalam karier sepak bolanya.
"Kami bisa melakukan hal-hal hebat bersama. Saya merasa bisa mencapai potensi maksimal saya di sini," tutur Mario Gila dilansir dari Football-Italia.
Pemain didikan akademi Real Madrid ini juga menegaskan karakter pantang menyerah yang tertanam kuat di dalam dirinya demi membantu taktik tim.
"Saya pikir saya bisa membantu tim dalam setiap fase," tambah pemain lini pertahanan asal Spanyol tersebut.
Saya seorang perfeksionis sejati; saya tidak pernah menyerah, dan saya selalu membidik setinggi mungkin dalam setiap aspek kehidupan saya, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Gila juga tidak menampik adanya ekspektasi masif yang jauh berbeda dari klub sebelumnya.
"Jersey ini memiliki beban yang sangat istimewa, yang saya sadari. Saya di sini untuk belajar dan memberikan segalanya di lapangan demi mencapai level yang telah membuat AC Milan menjadi hebat," tegasnya.
Mengikuti Jejak Langkah sang Legenda, Alessandro Nesta
Kepindahan Gila dari klub ibu kota menuju Milanello secara otomatis mengulangi kisah transfer ikonik Alessandro Nesta pada dua dekade silam.
Sebagai sesama bek tangguh, Gila memendam impian besar untuk bisa meniru kesuksesan Nesta yang melegenda di kedua klub.
Mengenang wawancaranya pada 2024 lalu, Gila sempat mengungkapkan kekagumannya yang sangat mendalam terhadap figur Nesta, yang membela Lazio pada 1993-2002 dan melegenda dengan Milan pada medio 2002-2012.
Saya berharap bisa dikenang seperti Nesta oleh para penggemar. Saya tentu memiliki gaya yang berbeda, tetapi saya ingin meninggalkan jejak saya di era ini. Dia selalu ada dalam pikiran saya,
kenangnya.
Bagi Gila, metamorfosis Nesta dari bakat muda hingga menjadi kapten Lazio dan legenda Milan merupakan inspirasi terbesar dalam kariernya.
"Dia tiba di Lazio sebagai seorang anak-anak dan pergi sebagai seorang pria dewasa. Dia mendapatkan rasa hormat dan cinta dari semua orang di klub," pungkas Gila.