BolaSkor.com - Penyerang Barcelona, Raphinha, mengutarakan isi hatinya setelah timnya disingkirkan Atletico Madrid dari Liga Champions. Menurutnya, kegagalan Barca tidak lepas dari kepemimpinan wasit.
Barcelona kembali mengubur mimpi juara Liga Champions usai tersingkir pada babak perempat final di tangan Atletico Madrid.
Baca Juga:
Hasil Liga Champions: Remontada Hanya Mimpi, Barcelona dan Liverpool Gagal Tembus Semifinal
Lamine Yamal: Remontada Bukan Misi Mustahil buat Barcelona
7 Fakta Menarik Jelang Duel Atletico Madrid vs Barcelona: Sejarah Tidak Memihak Blaugrana
Sejatinya, Barcelona menang 2-1 pada leg kedua yang berlangsung di markas Atletico. Namun, kekalahan 2-0 pada pertemuan pertama membuat Barcelona kalah agregat 3-2.
Kegagalan kali ini sulit diterima para penggawa Barcelona. Apalagi, ada kecurigaan wasit melakukan sejumlah kesalahan fatal.
Raphinha Mencak-Mencak
Satu di antara momen yang dianggap merugikan Barcelona adalah ketika Juan Musso yang tidak mendapatkan hukuman apa pun kendati kakinya mengenai kepala Fermin Lopez di dalam kotak penalti.
Selain itu, Barca juga tampil dengan 10 pemain usai Eric Garcia menerima kartu merah pada menit ke-79.
"Bagi saya ini adalah perampokan. Atletico Madrid melakukan entah berapa banyak pelanggaran. Namun, wasit tidak menunjukkan satu kartu kuning pun," jelas Raphinha menurut laporan Fabrizio Romano.
Baca Juga:
Superkomputer Prediksi Hasil Atletico Madrid vs Barcelona: Kemenangan Semu Blaugrana
Remontada Barcelona di Markas Atletico Madrid Diprediksi Hanya Impian
Prediksi dan Statistik Atletico Madrid vs Barcelona: Barca Perlu Meniru Manchester United
"Satu hal yang benar-benar saya ingin tahu adalah standar wasit kepada Barcelona," ungkap pemain asal Brasil itu.
Raphinha meyakini ada pihak yang tidak ingin Barcelona melaju jauh.
"Ini sulit karena kami perlu mengerahkan tiga kali lipat usaha untuk memenangi pertandingan," tegas Raphinha.
"Pertandingan itu benar-benar dirampok. Saya ingin memahami ketakutan di antara wasit kepada kemenangan Barcelona," paparnya.
Barcelona Dicurangi Dua Kali?

Raphinha (X/FabrizioRomano)
Raphinha semakin kesal karena merasa Barcelona dirugikan dalam dua pertandingan beruntun.
Pertama adalah terkait kartu merah yang diterima Pau Cubarsi pada leg pertama di Camp Nou.
"Saya mengerti ketika membuat kesalahan dalam satu pertandingan. Namun, dua pertandingan beruntun? Itu tidak mungkin dipahami," kata Raphinha.