Bermain tanpa gol di babak pertama, Rusia langsung menggebrak pertahanan Korea Selatan sesaat laga babak kedua baru dimulai. Tandukan kapten kesebelasan Vasili Berezutsky memanfaatkan umpan sepak pojok Dmitry Kombarov hampir saja membuahkan hasil bagi Rusia. Sayang bola masih tipis di sisi kiri gawang. Korea Selatan tak mau kalah, penyerang asal Mainz 05, Koo Jaa-Cheol, kembali mampu melepaskan tembakan jarak jauh menit 50. Sayang tembakannya berhasil diblok kiper Rusia, Igor Akinfeev. Akinfeev juga kembali mematahkan sepakan jarak jauh dari Ki Sung-Yueng sesaat kemudian. Korea Selatan yang kesulitan menembus pertahanan rapat Rusia, seringkali melakukan tembakan-tembakan jarak jauh untuk mencoba meraih angka. Peluang lewat tendangan jarak jauh kembali di dapat, kali ini lewat kaki Kim Young-Gwon di menit 57. Namun kembali bola mampu diamankan Akinfeev. Hong Jeong-Ho memperoleh peluang lewat tandukan kepala menerima umpan silang Ki Sung-Yueng di menit 62. Lagi-lagi peluang mampu dipatahkan oleh Igor Akinfeev yang tampil cukup baik dalam laga ini. Korea Selatan secara mengejutkan mampu mencuri gol lewat tendangan keras dari luar kotak penalti pemain pengganti, Lee Keun-Hoo di menit 68. Penampilan gemilang Igor Akinfeev seakan ternoda setelah membuat kesalahan dalam mengantisipasi tembakan Keun-Hoo. Bola yang tak dikuasai dengan baik oleh Akinfeev mental ke dalam gawang dan membuat Korea Selatan memimpin 0-1. Keunggulan Korea Selatan hanya bertahan lima menit, Rusia mampu menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak pemain pengganti AlexanderKerzakov menit 74. Kerzakhov mampu memanfaatkan kemelut di depan gawang Korea Selatan untuk mencetak gol penyeimbang kedudukan. Setelah gol penyeimbang Rusia terjadi, tensi permainan semakin tinggi, kedua tim terlibat dalam jual beli serangan. Baik Rusia dan Korea Selatan sama-sama bermain terbuka dan berusaha untuk menggandakan angka. Namun hingga akhir pertandingan kedua tim tetap tak mampu menambah angka. Hasil imbang 1-1 menjadi akhir dari laga ini. Rusia dan Korea Selatan berbagi angka di tabel klasemen Grup H dibawah Belgia. Pasukan Fabio Capello akan menjalani laga kedua kontra Aljazair pada tanggal 27 Juni mendatang. Di hari yang sama Korea Selatan juga akan melakoni laga kedua saat berhadapan dengan tim kuat Belgia. Susunan Pemain: Rusia (4-2-3-1): 1. Igor Akinfeev (Gk); 22. Andrey Eshchenko, 14. Vasili Berezutsky (C), 4. Sergei Ignashevich, 4. Dmitry Kombarov; 8. Denis Glushakov (Igor Denisov'72), 20. Viktor Fayzulin; 19. Aleksandr Samedov, 17. Oleg Shatov (Alan Dzagoev'59), 18. Yuri Zhirkov (Alexander Kerzakhov'71); 9. Aleksandr Kokorin. Pelatih: Fabio Capello (Italia) Korea Selatan (4-2-3-1): 1. Jung Sung-Ryong (Gk); 12. Lee Yong, 20. Hong Jeong-Ho (Hwang Seok-Ho'72), 5. Kim Young-Gwon, 3. Yung Suk-Yong; 14. Han Kook-Young, 16. Ki Sung-Yueng; 17. Lee Chung-Yong, 13. Koo Ja-Cheol (C), 9. Son Heung-Min (Kim Bo-Kyung'83); 10. Park Chu-Young (Lee Keun-Hoo'55). Pelatih: Hong Myung-Bo (Korea Selatan)
Korea Selatan Tahan Imbang Pasukan RusiaGrup H
BolaSkor - Selasa, 17 Juni 2014
- #Dmitry Kombarov
- #Grup H
- #Vasili Berezutsky
- #Fabio Capello
- #Ki Sung-Yueng
- #Piala Dunia 2014
- #Arena Pantanal
- #Hong Jeong-Ho
- #Jung Sung Ryong
- #Kim Young-Gwon
- #Igor Akinfeev
- #Alexander Kerzakhov
- #Koo Ja-Cheol
- #Hong Myung-Bo
- #Lee Keun-Hoo
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Jumat, 05 Juni 2026
Hong Myung-bo, Pengalaman Piala Dunia, dan Generasi 2002 yang Menjadi Inspirasi Korsel
Rabu, 22 April 2026
Saran dari Fabio Capello agar Timnas Inggris Bisa Sukses di Piala Dunia 2026
Senin, 13 April 2026
AC Milan Terpuruk, Butuh Pengalaman Besar Massimiliano Allegri untuk Bangkit
Senin, 13 April 2026
Masalah AC Milan Lebih dari Sekadar Sistem dan Eksperimen Gagal Max Allegri
Kamis, 02 April 2026
Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi, Fabio Capello Heran Tidak Ada yang Mundur
Selasa, 10 Maret 2026
Terpaut 7 Poin dengan Inter, Harapan AC Milan Belum Sepenuhnya Sirna
Jumat, 06 Maret 2026
AC Milan vs Inter: Prediksi Derby della Madonnina versi Fabio Capello
Kamis, 05 Maret 2026
Derby della Madoninna, Celah di Lini Belakang Inter yang Dapat Dimanfaatkan Milan
Rabu, 04 Februari 2026
Analisis Fabio Capello: Bodoh jika AC Milan Tidak Memikirkan Scudetto
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026