Football

Sport

Feature

Result

Show

Piala Dunia Internasional Berita

Kontroversi Gol Jerman ke Gawang Paraguay yang Dianulir VAR, Jurgen Klopp Sindir Arsenal

Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026

Bolaskor.com - Mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, frustrasi setelah Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Paraguay di babak 32 besar.

Tim asuhan Julian Nagelsmann mengira mereka telah unggul pada menit ke-116 ketika Jonathan Tah membobol gawang Paraguay lewat sundulannya dalam skema sepak pojok.

Namun, setelah tinjauan VAR, wasit Jalal Jayed memutuskan untuk membatalkan gol tersebut karena Waldemar Anton dinilai telah melakukan pelanggaran terhadap kiper Orlando Gill dalam proses terjadinya gol.

Baca Juga:

Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Tersingkir usai Kalah Adu Penalti dari Paraguay

Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Setelah Babak Grup Berakhir: Prancis vs Argentina di Final

Legenda Manchester United Doakan Timnas Indonesia Tampil di Piala Dunia

Anton tampak menyentuh Gill setelah sepak pojok dilakukan dan Tah yang berada di posisi bebas menyundul bola ke sudut atas gawang.

Paraguay akhirnya mampu mempetahankan skor 1-1 hingga perpanjangan waktu selesai dan kemudian menang 4-3 melalui adu penalti sekaligus menyingkirkan juara dunia empat kali.

Klopp Sindir Arsenal

Setelah pertandingan, Klopp, memberikan penilaiannya tentang keputusan kontroversial tersebut sembari secara halus menyindir Arsenal.

"Arsenal mencetak 60 persen gol mereka dengan cara itu. Kami memenangkan pertandingan ketika bola masuk. Jadi, tentu saja, ini brutal," ujar Klopp dikutip dari Mirror.

Jika gol itu ilegal, maka Arsenal tidak akan menjadi juara (Premier League),

kata Klopp.

The Gunners mencetak 25 gol Premier League dari bola mati (tidak termasuk penalti) selama musim 2025-26 yang membawa mereka meraih gelar juara.

Dalam prosesnya, tim asuhan Mikel Arteta mencetak rekor baru Premier League untuk jumlah gol terbanyak dari tendangan sudut dalam satu musim (19).

Namun sepanjang musim, Arsenal menghadapi kritik atas pendekatan fisik yang mereka terapkan pada tendangan sudut, dengan kiper lawan sering menjadi sasaran.

Baca Artikel Asli