Football

Sport

Feature

Result

Show

Piala Dunia Internasional Berita

Kesalahan Berpikir, Membandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi atau Diego Maradona

Arief Hadi - Minggu, 21 Juni 2026

BolaSkor.com - Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menyoroti besarnya tekanan publik terhadap bintang muda mereka, Lamine Yamal. Hal ini terjadi di tengah perjuangan La Roja di fase grup ajang Piala Dunia 2026.

Spanyol baru saja menuai hasil mengecewakan usai ditahan imbang tanpa gol oleh Cape Verde pada laga pembuka. Yamal yang baru pulih dari cedera otot terpaksa dimasukkan pada menit ke-71 demi memecah kebuntuan, meski akhirnya gagal berbuah kemenangan.

Kini, Spanyol juga tengah bersiap memainkan laga kedua grup H kontra Arab Saudi di Atlanta Stadium, Minggu (21/06) pukul 23.00 malam WIB.

Baca Juga:

Prediksi dan Statistik Spanyol vs Arab Saudi: La Furia Roja Pantang Ulangi Kesalahan yang Sama

Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Spanyol vs Arab Saudi: Live TVRI Minggu (21/6) Pukul 23.00 WIB

Piala Dunia 2026: Hasil Imbang Spanyol Picu Kerugian Taruhan Rp17 Miliar

Yamal kembali disorot soal ketersediannya bermain melawan Arab Saudi, terlebih juara Euro 2024 itu juga menghadapi tekanan perbandingan dengan dua legenda sepak bola, Lionel Messi dan Diego Maradona.

Kesalahan Membandingkan dengan Messi

Winger
Winger Spanyol, Lamine Yamal (Foto: @lnstantFoot)

Publik belakangan sering membandingkan peran krusial Yamal di Spanyol dengan sosok Lionel Messi atau Diego Maradona di Argentina pada masa lalu. Namun, De la Fuente dengan tegas menolak komparasi yang berlebihan tersebut karena dianggap tidak ideal.

"Akan menjadi sebuah kesalahan untuk membandingkan (Yamal) dengan siapa pun," tegas De la Fuente dalam konferensi pers, dikutip dari ESPN.

"Dia berusia 18 tahun, dalam proses perkembangan, pematangan. Kita harus membiarkannya mengikuti jalannya sendiri."

Meski menolak komparasi, sang pelatih tidak memungkiri bakat luar biasa yang dimiliki pemain sayap Barcelona tersebut. Ia menganggap pemain muda sekelas Yamal memang terlahir dengan kemampuan istimewa di luar nalar.

"Pemain-pemain jenis ini, yang memiliki sesuatu yang berbeda, sudah siap untuk menghadapinya," tambahnya memuji sang pemain.

"Mereka adalah sosok jenius, seperti Salvador Dali, atau Michelangelo. Apa yang tampak luar biasa bagi kita, tidak bagi mereka."

Perhatian masif kepada Yamal dikhawatirkan memicu kecemburuan di ruang ganti, namun sang pelatih menepis isu tersebut.

"Kami memiliki atmosfer yang sehat. Kami semua tahu betapa pentingnya semua pemain. Kami memahami peran Lamine dengan sempurna dan begitu pula rekan satu timnya," urainya.

Evaluasi Tim Jelang Melawan Arab Saudi

Spanyol
Spanyol vs Cape Verde (X/Sefutbol)

Yamal sebelumnya mengakui belum siap bermain penuh selama 90 menit. Terkait peluangnya tampil sebagai starter melawan Arab Saudi di laga berikutnya, sang pelatih masih merahasiakan hal tersebut dan akan memantaunya lebih lanjut.

"Kami akan mengevaluasinya. Berita terbaiknya adalah dia ada di sini. Lamine berada dalam momen yang bagus. Apakah dia bermain 55, 58, atau 63 menit, itu akan tergantung pada pertandingan," papar De la Fuente.

"Kami akan memikirkan kontribusinya untuk tim, dan apa yang bermanfaat baginya... Anda akan melihatnya besok," lanjutnya.

Selain memantau kondisi pemain, De la Fuente juga berupaya membangkitkan mentalitas tim setelah ditahan imbang Cape Verde. Ia memastikan sama sekali tidak ada kepanikan di dalam skuad meski mereka mendapat kritik tajam dari berbagai media Spanyol.

"Tim ini merasa tersengat, dan terkadang, kritik itu memotivasi," ungkap De la Fuente.

"Para pemain memang membaca banyak hal, mereka marah, dan pastinya besok pertandingan akan sangat berbeda," tutupnya dengan penuh keyakinan.

Baca Artikel Asli