Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Keputusan yang Melanggengkan Kekuasaan Keluarga Glazer di Manchester United

Johan Kristiandi - Senin, 16 Oktober 2023

BolaSkor.com - Keluarga Glazer mengambil keputusan tidak populer dengan menolak tawaran dari Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani untuk membeli Manchester United. Padahal, angka yang ditawarkan sangat fantastis. Dampaknya, kekuasaan keluarga Glazer tetap langgeng.

Proses penjualan Manchester United sudah dimulai sejak tahun lalu. Ketika itu, keluarga Glazer mengumumkan rencana melepas The Red Devils.

Para peminat pun mulai berdatangan. Satu di antaranya adalah pengusaha asal Qatar, Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani. Ia memiliki rencana jangka panjang untuk Setan Merah.

Baca Juga:

11 Pertanyaan Besar Suporter Manchester United Usai Keluarga Glazer Tolak Tawaran Sheikh Jassim

Tak Hanya Menginspirasi dari Film Dokumenter, Beckham Juga Beri Saran untuk Maguire

Ketika Film Dokumenter 'Beckham' Menginspirasi Scott McTominay

Sheikh Jassim bersedia membeli Manchester United pada angka 6 miliar dolla Amerika. Nilai tersebut sangat tinggi karena nilai prakiraan Manchester United hanya sekitar 3,5 miliar dollar Amerika.

Selain itu, Sheikh Jassim juga bersedia melunasi seluruh utang klub. Ia juga akan menggelontorkan 1,5 miliar dollar Amerika untuk kepentingan klub.

Sheikh Jassim berencana menggunakan uang itu untuk membangun stadion di masa depan, membangun pusat pelatihan baru, proyek regenerasi kota dan komunitas, plus belanja pemain pada 2024.

Akan tetapi, tawaran menggiurkan itu tidak juga membuat keluarga Glazer memberikan lampu hijau. Mereka menolak melepas Man United secara penuh. Walhasil, Sheikh Jassim yang sudah lelah dengan proses pembelian yang berlarut-larut memilih mundur.

Tak pelak, peluang Sir Jim Ratcliffe menjadi bagian dari Manchester United semakin terbuka lebar. Sebab, sang pengusaha hanya ingin membeli 25 persen saham klub. Dengan begitu, kekuasaan keluarga Glazer tetap langgeng.

Sir Jim Ratcliffe hanya meminta kendali penuh atas operasional tim sebagai bagian dari kesepakatan. Itu artinya, ia adalah orang yang memutuskan siapa yang menjadi manajer, direktur sepak bola, dan posisi serupa.

Dengan begitu, keluarga glazer masih mengambil keputusan strategis soal Manchester United, seperti arah bisnis. Intinya, keluarga Glazer tidak kehilangan kendali atas Setan Merah.

Baca Artikel Asli