BolaSkor.com - Lexyndo Hakim kembali dipercaya untuk memimpin Perbasi Jakarta pada periode 2026-2030.
Di periode keduanya ini, Lexyndo Hakim punya mimpi besar nan mulia yang ingin diwujudkan.
Lexyndo menginginkan Perbasi Jakarta bisa mempunyai lapangan basket yang dapat dimanfaatkan untuk membina para calon atlet basket ibu kota.
Baca Juga:
Road to DBL Camp Digelar Lagi, Perbasi Jakarta Apresiasi DBL Indonesia
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia di SEA Games 2023 itu akan bekerja keras untuk mencapai hal tersebut.
"Itu salah satu tantangan kita, menjadi sebuah legacy, di mana sebuah kepengurusan Perbasi Jakarta bisa memiliki lapangan basket sendiri yang bisa bermanfaat buat anak-anak basket se-Jakarta," kata Lexyndo Hakim.
"Bola basket Jakarta adalah nadi yang tak pernah berhenti berdetak. Ini bukan hanya soal kompetisi, tapi tentang kebanggaan, pembinaan, dan masa depan," ujarnya menambahkan.
Kolaborasi dengan Berbagai Elemen untuk Kejayaan Bola Basket Jakarta
Untuk melanjutkan kerja nyata dalam membangun kejayaan bola basket di Jakarta, Lexyndo Hakim menekankan pentingnya kolaborasi dengan para stakeholder atau pemangku kepentingan.
"Saya mengajak seluruh elemen, baik itu klub, pemain, pelatih, hingga pecinta basket, untuk kembali berkolaborasi, menjaga nama baik, dan kejayaan bola basket Jakarta di Indonesia,:
"Tantangan kami adalah menjaga konsistensi dan keharmonisan seluruh stakeholder basket Jakarta," ujarnya.
Perbasi Jakarta Pasang Target Tinggi di PON 2028
Satu di antara tantangan ke depan yang harus dihadapi Perbasi Jakarta adalah menyiapkan tim terbaik untuk berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Perbasi Jakarta ingin sapu bersih seluruh nomor, baik di kategori 5on5 maupun 3x3.
Untuk di kategori 5on5, DKI Jakarta merupakan unggulan. Tim putra sukses meraih emas dalam dua edisi terakhir, sementara tim putri berstatus juara bertahan usai menjadi yang terbaik di PON 2024.
Tantangan justru ada di nomor 3x3 di mana pada perhelatan PON 2024, medali emas direbut Jawa Timur (putra) dan Yogyakarta (putri).
"Di PON 2028 kami ingin yang putra bisa tiga kali (emas) beruntun untuk 5on5 dan yang putri 5on5 ingin back to back. Kami juga punya tantangan baru 3x3 baik putra maupun putri juga bisa menyumbangkan emas untuk kontingen DKI Jakarta. Semuanya empat-empatnya. Insyaallah sapu bersih," ujar Lexyndo.
Untuk mewujudkan target tersebut, Perbasi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah strategis, satu di antaranya dengan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) 3x3.
Turnamen ini sekaligus mendukung program DPP Perbasi yang menargetkan tim 3x3 Indonesia lolos ke Olimpiade.
"Arahan dari DPP jelas ya akan ada kejurnas 3x3 sehingga kita pasti akan bikin Kejurda 3x3. Fokus kita saat ini pada Intercity Evergreen setelah itu kita akan selenggarakan Kejurda 3-3. Akan kita lakukan tahun ini," ujar Lexyndo.