Setelah bermain imbang 0-0 dengan Irlandia di London, Azzurri juga bermain imbang melawan tim kelas bawah benua Eropa, Luksemburg dengan skor 1-1 dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Renato Curi, kota Perugia beberapa jam lalu. Unggul cepat melalui gol Claudio Marchisio di menit kesembilan melalui tandukan setelah menerima umpan matang dari Mario Balotelli, Italia kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir setelah tandukan Maxine Chanot membobol gawang Gianluigi Buffon di menit ke-85. Padahal pelatih Gli Azzurri, Cesare Prandelli bisa dibilang menurunkan pemain-pemain terbaiknya sejak awal pertandingan ini, tidak seperti ketika bermain imbang melawan Irlandia di akhir pekan lalu. Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Andrea Pirlo, Mario Balotelli, dan Daniele De Rossi yang merupakan kerangka utama Italia di Piala Konfederasi Brasil 2013 diturunkan sejak menit pertama sebelum berangsur-angsur diganti. Dua performa Italia di pertandingan ujicoba terakhir membuat Italia memberikan tanda tanya besar untuk peluang berbicara banyak di ajang Piala Dunia mendatang. Apalagi, Italia tergabung bersama Uruguay dan Inggris, dua mantan juara dunia di grup D bersama Kosta Rika. Praktis, Italia harus bisa memaksimalkan uji coba terakhir melawan Fluminense pada hari Minggu (8/6) mendatang sebelum meladeni Inggris di pertandingan pertama pada tanggal 15 Juni mendatang. Susunan Pemain Italia (4-2-3-1) 1-Buffon; 7-Abate, 19-Bonucci (24-Ranocchia 79'), 3-Chiellini, 4-De Sciglio; 21-Pirlo (14-Aquliani 72'), 16-De Rossi ; 23-Verratti (10-Cassano 54'), 8-Marchisio (18-Parolo 86'), 6-Candreva (22-Insigne 78'); 9-Balotelli (11-Cerci 78') Luksemburg (4-1-4-1) 12-Moris; 2-Chanot, 3-Janisch, 5-Schnell, 18-Jans; 19-Holter (21-Deville 73'); 6-Philipps (10-Payal 54'), 7-Gerson (9-Alves 46'), 11-Bensi(18-Da Graca 79'), 17-Mutsch; 13-Joachim (20-Turpel 90')
Kembali Imbang, Italia Hadirkan Tanda TanyaPemanasan Piala Dunia
BolaSkor - Rabu, 04 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Jumat, 29 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1982: Dibayangi Skandal Totonero, Paolo Rossi Jadi Pahlawan Timnas Italia di Spanyol
Selasa, 19 Mei 2026
Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kembali Latih Timnas Italia?
Sabtu, 16 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1930-1934: Cerita Awal Perjalanan di Uruguay yang Berlanjut ke Italia
Rabu, 13 Mei 2026
6 Tuan Rumah Piala Dunia yang Berhasil Menjadi Juara
Sabtu, 25 April 2026
Dikabarkan Melatih Timnas Italia, Massimiliano Allegri Diharapkan Legenda Bertahan di AC Milan
Jumat, 24 April 2026
Andalkan Jorge Mendes, Juventus Bersedia Tampung Bernardo Silva
Jumat, 24 April 2026
Timnas Italia Harus Menghalalkan Berbagai Cara untuk Bermain di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Minggu, 05 Juli 2026
9 Pelatih Dipecat atau Mengundurkan Diri di Piala Dunia 2026
Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Sabtu, 04 Juli 2026
Argentina vs Cape Verde: Albiceleste Menang, tetapi Blue Sharks Juara di Hati Rakyat
Jumat, 03 Juli 2026
7 Bintang di Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Gabung Klub Premier League
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026