BolaSkor.com - 2020, tahun terakhir Juventus memenangi titel Serie A ketika tim masih dilatih Maurizio Sarri, yang menjadi suksesor Massimiliano Allegri.
Enam tahun berlalu, Il Bianconeri kesulitan meraihnya kembali seiring persaingan dari rival seperti AC Milan, Inter Milan, hingga Napoli.
Bagi klub sekaliber Juventus, puasa gelar Serie A itu relatif lama. Juventus seyogyanya memiliki target untuk bersaing merebutkan Scudetto tiap musimnya, dan tak bisa lagi menanti lama untuk meraihnya.
Baca Juga:
Enggan Bahas Bursa Transfer, Max Allegri Fokus Laga AC Milan vs Juventus
Manchester United Kirim Perwakilan pada Duel AC Milan vs Juventus, Pantau Satu Pemain
AC Milan vs Juventus: Mengenang Kembali Gol Hantu Sulley Muntari
"Juventus sudah melaju dengan santai selama enam tahun terakhir, dan ini tidak boleh terjadi," tegas bek Juventus, Gleison Bremer dikutip dari Football-Italia.
Luciano Spalletti dan Ambisi Bremer
Ditegaskan oleh Bremer, ia berambisi membawa Juventus meraih sukses kembali dalam memenangi titel Serie A.
"Saya senang di sini, tetapi penting bagi klub untuk kembali meraih kemenangan. Untuk dianggap sebagai pemain juara, Anda harus kembali meraih kemenangan," imbuh Bremer.
"Saya ingin menang, karena saya berusia 29 tahun dan saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi."
"Anda tidak bisa hanya berleha-leha selama enam tahun, Anda perlu menargetkan Scudetto."
Diawali dari kontrak baru Luciano Spalletti, Juventus bisa kembali berharap memenangi Scudetto. Spalletti pelatih sarat pengalaman dan pernah meraih Scudetto dengan Napoli.
"Klub mengambil keputusan ini, dan sejak kedatangannya, tim telah banyak berubah," tambah Bremer.
"Spalletti selalu ingin memainkan bola, mengendalikan inisiatif, dan itulah yang kami coba lakukan dari pertandingan ke pertandingan."
"Dia ingin semua orang mampu menempati ruang, melihat ke depan dan melihat opsi umpan," urai Bremer.