Al Jazair secara mengejutkan mampu mendikte permaian Belgia sepanjang interval pertama pada laga pembuka Grup H di Stadion Mineirao, Selasa (17/6) malam WIB. Armada Vahod Halilhodzic itupun berhasil membuka keunggulan berkat penalti Sofiane Feghouli saat laga berjalan 24 menit. Setelah gol tersebut, Al Jazair terlihat lebih memilih tampil bertahan. Selepas turun minum, Wilmots menurunkan Dries Mertens untuk menambah daya gedor. Belum puas melihat performa anak-anak asuhnya, pelatih 45 tahun itu kemudian memainkan Divock Origi dan Marouane Fellaini di menit 58 dan 65. Hasilnya luar biasa, Fellaini dan Mertens membalas kepercayaan setelah masing-masing pemain menorehkan satu gol untuk membalikkan keunggulan. Skor 2-1 pun bertahan hingga laga bubar. “Permainan terlalu lambat di babak pertama, Dan kami tak bisa menemukan cara menghadapi tim yang menolak bermain sepak bola. Pergantian pemain yang saya buat sedikit menyuntik kecepatan, yang mengubah permainan setelah istirahat (babak pertama),” ungkap Wilmots dilansir laman resmi FIFA. “Para pemain terlihat seperti kesal di ruang ganti, namun saya katakan kepada mereka bahwa saya yakin kami akhirnya akan mencetak gol. Poin berada dalam genggaman – kami masih punya jalan panjang, namun kami telah menunjukkan kekuatan karakter.” Ya, berkat hasil ini Wilmots semakin optimistis menghadapi laga berikutnya. Di pertandingan kedua, de Rode Duivels akan meladeni perlawanan Rusia di Stadion Maracana pada 22 Juni nanti.
Ini Kunci Sukses Belgia Tekuk Al Jazair
BolaSkor - Selasa, 17 Juni 2014
- #Piala Dunia Grup F
- #Piala Dunia
- #Marc Wilmots
- #Belgia 2-1 Al Jazair
- #Grup F
- #Belgia
- #Dries Mertens
- #Piala Dunia 2014
- #Maroauane Fellaini
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 29 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Italia Pesta Gol, Prancis Menang Dramatis
Senin, 28 September 2026
Berikut Cara Menonton serta Jadwal Live Streaming Belgia vs Prancis
Senin, 28 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Belgia vs Prancis: Momentum di Era Baru Van Bommel dan Zidane
Sabtu, 26 September 2026
Belgia Akhiri Kutukan Berusia 54 Tahun atas Italia, Era Mark van Bommel Baru Dimulai
Sabtu, 26 September 2026
Italia Tumbang: Comeback Mancini Berakhir Pahit, Gli Azzurri Disiuli Fans
Sabtu, 26 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Italia Dipermalukan di Kandang, Prancis Menang Tipis
Jumat, 25 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Italia vs Belgia: Sama-sama Memasuki Era Baru
Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026