Pada laga giornata 32 ini, Nerazzurri harus puas berbagi satu angka setelah hanya sanggup bermain imbang 2-2 hingga laga usai. Hasil ini membuat La Beneamata tertahan di peringkat lima klasemen dengan tabungan angka 50. Sementara Bologna tetap berada di peringkat 17 berbekal angka 27 – hanya satu tingkat di atas zona degradasi. Di luar dugaan, The Bolognese sanggup mengimbangi serangan tim tuan rumah. Pola permainan terbuka yang diusung kedua tim membuat paruh pertama berjalan menarik dengan tempo tinggi. Kedua kubu masing-masing mengemas satu gol di >interval pertama. Memasuki babak kedua, laga semakin menarik. Pertandingan belum berlangsung satu menit, Bologna punya kesempatan menggandakan keunggulan melalui Rene Krhin. Namun bola tepat berada di pelukan Samir Handanovic. Setelah peluang tersebut, selama hampir sepanjang babak pasukan Walter Mazzarri coba meningkatkan tempo permainan. Terlihat dari penguasaan bola Inter mencapai 66 persen berbanding 34 persen. Akan tetapi, lantaran kurang sabar dalam membangun serangan, barisan pertahanan I Felsinei selalu berhasil memutus aliran bola. Publik tuan rumah akhirnya kembali bergemuruh menyambut gol kedua Icardi di laga ini pada menit 63. Bomber Italia 21 tahun itu menghempaskan sepakan melengkung indah dari luar kotak penalti menuju pojok kanan gawang Curci. Merasa pede sudah unggul 2-1, pertahanan Inter Milan mulai lengah. Hal ini kemudian dimanfaatkan Bologna untuk kembali menyamakan skor. Berawal dari situasi kemelut di muka gawang Handanovic, Kone membuat publik Giuseppe Meazza terdiam saat laga memasuki menit 73. Armada Mazzarri mendapat kesempatan untuk kembali unggul saat wasit Mazzoleni menghadiahi penalti kala Palacio dijatuhkan Mantovani di area terlarang pada menit 83. Namun sayang, Diego Milito gagal menunaikan tugas setelah sepakannya berhasil dibaca oleh Curci. Bologna hampir saja permalukan Inter Milan di hadapan pendukung sendiri jelang laga berakhir. Beruntung dua sepakan keras Acquafresca yang tinggal berhadapan dengan Handanovic masih bisa dihalau dengan baik. Peluang ini sekaligus menutup laga dengan hasil imbang 2-2. Susunan pemain Inter Milan (3-5-2): Handanovic; Rolando, Ranocchia, Juan Jesus (Samuel 53’); D'Ambrosio (Kovacic 53’), Hernanes, Cambiasso (Milito 79’), Alvarez, Nagatomo; Icardi, Palacio Bologna (3-5-1-1): Curci; Antonsson, Natali, Mantovani; Garics, Pazienza, Krhin (Acquafresca 71’), Christodoulopoulos, Cech (Morleo 60’); Kone; Cristaldo
Jamu Tim Gurem, Inter Milan Frustasi
BolaSkor - Sabtu, 05 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Inter Milan Siap Lakukan Berbagai Cara demi Rekrut Nico Paz
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
Kamis, 18 Juni 2026
Inter Milan Kirim Penawaran Resmi untuk Rekrut Marco Palestra, Kesepakatan Semakin Dekat
Rabu, 10 Juni 2026
Inter Milan Selangkah Lagi Punya Bek Baru
Sabtu, 06 Juni 2026
Dikaitkan dengan Inter Milan, Curtis Jones Mulai Bertanya Rasanya Tinggal di Italia
Jumat, 05 Juni 2026
Denzel Dumfries Tinggalkan Inter Milan ke Real Madrid, Cristian Chivu Angkat Bicara
Rabu, 03 Juni 2026
Kabar Terbaru Bursa Transfer Pemain: Real Madrid Rekrut Denzel Dumfries, Manchester United Boyong Ederson
Jumat, 29 Mei 2026
Inter Tertarik Membajak Adrien Rabiot dari AC Milan
PILIHAN EDITOR
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026