Hasil imbang 1-1 membuat Porto gagal menyalip Zenit St. Petersburg di posisi dua, yang bermain juga imbang 1-1 dengan Atletico Madrid. Porto di menghuni posisi tiga dengan lima poin, Zenit di atasnya dengan 6 angka, sementara Atletico kokoh di puncak klasemen dengan 13 poin. Porto sebenarnya sangat mendominiasi permainan, penguasaan bola mereka mencapai 64 persen lengkap dengan jumlah tembakan hingga 19 kali, 10 diantaranya mengarah ke gawang tim tamu yang dikawal Heinz Lindner. Pasukan Paulo Fonseca ini juga gagal memaksimalkan 14 sepak pojok. Di satu sisi Austria Vienne tampil efektif, hanya mencatat dua tembakan dan salah satunya menjadi gol di babak pertama. Adalah Roman Kienast yang mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang berusia 29 tahun ini mendapat ruang di depan kotak penalti tuan rumah, dengan kaki kanan ia melepas tendangan keras yang mengarah ke pojok kiri bawah gawang. Helton Da Silva yang mengawal gawang Porto tak sanggup menjangkau bola. Tuan rumah langsung tancap gas di awal babak kedua. Hasilnya, baru jalan tiga menit Jackson Martinez berhasil mengubah skor jadi 1-1. Berawal dari sepak pojok, Eliaquim Mangala di tiang jauh berhasil menanduk bola ke mullut gawang Celtic, di sana berdiri cukup bebas Martinez yang tinggal meneruskan bola ke dalam gawang, juga dengan tandukan. Porto mendapat banyak peluang di sisa waktu, namun tidak ada yang berbuah gol. Skor sama kuat 1-1 pun bertahan hingga pertandingan usai.
Jamu Austria Vienne, Porto Gagal Raih Poin Penuh
BolaSkor - Selasa, 26 November 2013
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 12 Juni 2026
Ditolak Masuk Amerika Serikat, Omar Artan Cetak Sejarah Jadi Wasit Afrika Pertama yang Pimpin Piala Super Eropa
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PILIHAN EDITOR
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026