Tim Oranye mendapat perlawanan sengit dari Kosta Rika di fase delapan besar yang berlangsung di Arena Fonte Nova, Minggu (6/7) dini hari WIB. Laga tetap imbang tanpa gol hingga 120 menit berakhir. Keputusan tepat diambil van Gaal saat menarik keluar penjaga gawang utama Jasper Cillessen untuk digantikan oleh Tim Krul beberapa saat jelang laga bubar. Krul sukses mementahkan dua eksekusi penalti Bryan Ruiz dan Michael Umana. Oranje pun memastikan langkah tampil di semifinal, setelah Dirk Kuyt sukses menunaikan tugas sebagai penentu kemenangan. Babak adu penalti berakhir dengan skor 4-3. “Setiap pemain dalam skuat saya punya kemampuan dan kualitas tertentu. Mereka tidak selalu serupa. Kami selalu merasa bahwa Tim Krul pemain paling tepat untuk menghentikan penalti,” tutur van Gaal dilansir ESPN. “Dia punya jangkauan jauh dan kami menyiapkan penalti lawan Kosta Rika. Dia bergerak ke pojok yang tepat berulang kali. Kami sedikit bangga trik ini membantu kami lolos.” Imbuhnya. Secara kualitas, Cillessen juga tak terlalu buruk. Menilik statistik FIFA, penjaga gawang 25 tahun itu mencatat 12 penyelamatan dari lima pertandingan. Namun van Gaal menilai bahwa Krul lebih unggul dalam situasi adu penalti. “Pertama-tama dan terutama, para pelatih memutuskan siapa yang akan bermain dan diganti. Kami tak mengatakan apa-apa kepada Jasper Cillessen karena kami tak ingin menghadapi ini sebelum pertandingan." “Akan mengecewakan untuk dia, namun setiap penjaga gawang punya kualitas spesifik masing-masing. Kami merasa Tim Krul punya rekam jejak lebih baik dalam hal menghentikan penalti. Beruntung, ini berhasil.” tutup van Gaal.
Ini Alasan Van Gaal Mainkan Krul di Babak Adu Penalti
BolaSkor - Minggu, 06 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Paraguay vs Australia: Duel Perebutan Posisi Runner-up
Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Dampingi Meksiko, Korsel Terancam
Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup A Piala Dunia 2026: Kalahkan Korsel, Afrika Selatan Cetak Sejarah dan Dampingi Meksiko
PILIHAN EDITOR
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026