Memasuki babak kedua, Prancis langsung menggempur pertahanan Ekuador. Memanfaatkan umpan silang Bacary Sagna, Antoine Griezmann mampu membelokan bola ke arah gawang. Sayang bola sodoran Griezmann masih mampu dihalau Alexander Dominguez dan membentur tiang gawang Ekuador. Menit 48, Ekuador harus bermain dengan 10 orang pemain setelah kapten kesebelasan Antonio Valencia diusir wasit akibat pelanggaran keras terhadap bek Prancis, Lucas Digne. Valencia tammpak menginjak kaki Digne dan wasit langsung menghadiahi kartu merah untuk Valencia. Meski kehlangan satu pemain, Ekuador tetap berani tampil terbuka. Christian Noboa mendapatkan peluang emas di menit 54, lewat serangan balik cepat, Noboa berhasil meneruskan umpan terukur Enner Valencia lewat sepakan ke arah gawang. Sayang sepakannya malah melebar di sisi kiri gawang Hugo Lloris. Lewat serangan balik cepat, Prancis kembali menebar teror ke gawang Ekuador. Menerima umpan terukur Karim Benzema, Paul Pogba hampir saja membobol gawang Ekuador i menit 58. Sayang sepakannya berhasil diblok Christian Noboa dan hanya menghasilkan sepak pojok. Kecemerlangan Alexander Dominguez di bawah mistar gawang Ekuador kembali menjadi momok bagi para pemain depan Prancis. Dominguez kembali berhasil mementahkan sepakan keras Moussa Sissoko di menit 62. Peluang Prancis lewat Karim Benzema menit 65 kembali dipatahkan oleh barisan belakang Ekuador. Menerima umpan satu dua dengan Moussa Sissoko, Benzema mampu melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, sayang bola masih bisa dijinakan Christian Noboa. Prancis yang unggul jumlah pemain, kembali membuang peluang emas di menit 73. Umpan lambung Moussa Sissoko mampu diarahakan ke tiang jauh gawang Alexander Dominguez. Sayang bola masih tipis melintas di sisi kiri gawang Dominguez. Begitupun dengan sepakan Karim Benzema di menit 77 yang tepat jatuh di pelukan Dominguez. Ekuador sempat keluar dari tekanan Prancis dan membuat peluang di menit 82 lewat sepakan Renato Ibarra. Lewat serangan balik cepat, Ibarra berhasil menerima umpan terobosan Juan Carlos Paredes. Sayang sepakan Ibarra masih bisa dimentahkan Hugo Lloris. Memasuki menit-menit akhir pertadingan, kedua tim silih berganti menyerang. Peluang Prancis lewat Paul Pogba, Karim Benzema, Olivier Giroud dan Loic Remy tetap belum bisa memecah kebuntuan. Penampilan cemerlang kiper Alexander Dominguez dan solidnya lini pertahanan Ekuador membuat Prancis kesulitan menghasilkan angka. Hasil imbang ini membawa Prancis keluar sebagai jawara Grup E dengan poin 7. Prancis memastikan diri lolos ke babak 16 besar, dan di fase knock out nanti, Les Blues akan berhadapan dengan runner-up Grup F, Nigeria. Laga tersebut akan digelar pada tanggal 30 Juni 204 mendatang. Bagi Ekuador, hasil imbang tak cukup untuk membawa pasukan Reinaldo Rueda untuk lolos ke fase knock out. Ekuador harus puas berada di posisi ketiga pada klasemen akhir Grup E dan tereliminasi dari Piala Dunia 2014. Susunan Pemain: Ekuador (4-4-1-1): 22. Alexander Dominguez (Gk); 4. Juan Carlos Paredes, 2. Jorge Guagua, 3. Frickson Erazo, 10. Walter Ayovi; 16. Antonio Valencia (C), 14. Oswaldo Minda, 6. Christian Noboa (Felipe Caicedo'83), 7. Jefferson Montero (Renato Ibarra'63); 15. Michael Arroyo (Gabriel Achilier'81); 13. Enner Valencia. Pelatih: Reinaldo Rueda (Kolombia). Prancis (4-3-3): 1. Hugo Lloris (Gk) (C); 15. Bacary Sagna, 21. Laurent Koscielny, 5. Mamadou Sakho (Raphael Varane'60), 17. Lucas Digne; 19. Paul Pogba, 22. Morgan Schneiderlin, 14. Blaise Matuidi (Olivier Giroud'67); 18. Moussa Sissoko, 10. Karim Benzema, 11. Antoine Griezmann (Loic Remy'79). Pelatih: Didier Deschamps (Prancis).
Imbang Dengan Prancis, Ekuador Tinggalkan Piala DuniaGrup E
BolaSkor - Rabu, 25 Juni 2014
- #Stadion Maracana
- #Olivier Giroud
- #Anotoine Griezmann
- #Reinaldo Rueda
- #Christian Noboa
- #Alexander Dominguez
- #Piala Dunia 2014
- #Hugo Lloris
- #Enner Valencia
- #Didier Deschamps
- #Antonio Valencia
- #Lucas Digne
- #Grup E
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 19 Juli 2026
Prancis Dilumat Inggris 4-6, Perpisahan Pahit Didier Deschamps
Sabtu, 18 Juli 2026
14 Tahun Menangani Prancis, Didier Deschamps Akan Pergi dengan Kepala Tegak
Sabtu, 18 Juli 2026
Era Baru Timnas Prancis Dimulai, Zinedine Zidane Akan Menggantikan Didier Deschamps
Rabu, 15 Juli 2026
Terima Kekalahan Prancis, Didier Deschamps Juga Menyindir Wasit Pertandingan
Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Jumat, 10 Juli 2026
Bawa Prancis ke Semifinal Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Ukir Rekor
Kamis, 09 Juli 2026
Prancis vs Maroko: Didier Deschamps Minta Les Bleus Lebih Efektif
Minggu, 05 Juli 2026
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Sabtu, 04 Juli 2026
Didier Deschamps, Prancis dan Kenangan Melawan Paraguay di Piala Dunia 1998
PILIHAN EDITOR
Selasa, 04 Agustus 2026
Alasan Mengapa Kebijakan Transfer Chelsea Berubah setelah Rekrut Welbeck dan Henderson
Senin, 03 Agustus 2026
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Minggu, 02 Agustus 2026
9 Fakta Menarik Danny Welbeck, Striker Baru Chelsea yang Tak Banyak Diketahui
Sabtu, 01 Agustus 2026
Siapakah Hamza Abdelkarim? Wonderkid Barcelona yang Curi Perhatian Hansi Flick
Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Kutipan Terbaik untuk Menggambarkan Legenda AC Milan, Franco Baresi
Jumat, 31 Juli 2026
Siapakah Carlos Espi? Striker Levante yang Membuat Real Madrid Menebus Klausul Rilisnya
Selasa, 28 Juli 2026
Ketika John Herdman Mencari Sudut Pandang yang Tak Terlihat dari Bangku Cadangan
Senin, 27 Juli 2026
Profil Mitchell Baker, Pencetak Hattrick saat Timnas Indonesia Menang atas Kamboja
Senin, 27 Juli 2026