Argentina unggul sementara atas Belgia dengan skor 1-0, gol bagi Albiceleste dicetak oleh penyerang Gonzalo Higuain di menit 8. Argentina juga harus kehilangan Angel Di Maria di menit 33 akibat mengalami cedera. Memasuki babak kedua, Argentina membuka peluang lewat tendangan bebas Lionel Messi, akan tetapi sepakan Messi masih melebar. Kembali Argentina mendapat peluang emas di menit 52, Ezequiel Lavezzi berhasil melepaskan umpan silang ke mulut gawang Thibaut Courtois. Sayang yak ada yang mampu mengkonversi umpan Lavezzi tersebut. Aksi solo run Gonzalo Higuain hampir saja menambah keunggulan Argentina di menit 55. Lewat serangan balik cepat, Higuain mampu menggiring bola dan melewati Vincent Kompany sebelum melepaskan tembakan ke arah gawang. Sayang, bola sepakannya masih menerpa mistar gawang Belgia. Guna memperkuat daya dobrak, pelatih Belgia Marc Wilmots memasukan Romelu Lukaku menggantikan penyerang muda Divock Orgi di menit 59. Lukaku merupakan penentu kemenangan Belgia saat golnya memastikan kemenangan Belgia atas Amerika Serikat di babak 16 besar. Selain itu, Wilmots juga memasukan Dries Mertens menggantikan Kevin Mirallas semenit kemudian. Belgia yang bernafsu mencetak gol untuk menyamakan kedudukan, kembali mendapat peluang di menit 61 lewat tandukan Marouane Fellaini. Memanfaatkan umpan silang Jan Vertonghen, tandukan Fellaini masih tipis di atas mistar gawang Sergio Romero. Bek Argentina Ezequiel Garay hampir saja membuat gol bunuh diri menit 65. Bermaksud untuk menghalau umpan silang kevin De Bruyne, Garay malah membelokan bola ke arah gawang sendiri. Beruntung Sergio Romero mampu mengantisipasi bola tersebut. Memasuki 10 menit terakhir, pelatih Argentina Alejandro Sabela mengganti Gonzalo Higuain dengan Fernando Gago tepat di menit 81. Sabela memasukan Gago yang memiliki posisi sebagai gelandang bertahan untuk mempertahankan keunggulan. Belgia terus berusaha untuk menyamakan kedudukan, Kevin De Bruyne mampu melepaskan tembakan dari jarak dekat di menit 86. Sayang tembakannya masih membentur kaki Ezequiel Garay dan hanya melahirkan sepak pojok. Peluang terakhir Belgia dari sepakan Axel Witsel di menit injury time juga kandas, setelah hanya melambung di atas gawang. Usaha Belgia untuk menyamakan kedudukan tetap gagal, hingga pertandingan usai keunggulan 1-0 tetap milik Argentina. Hasil ini memastikan langkah pasukan Alejandro Sabella ke fase semifinal. Dalam babak 4 besar nanti, Argentina akan menghadapi pemenang antara Kosta Rika versus Belanda di pertandingan lainnya. Laga tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 10 Juli 2014. Susunan Pemain: Argentina (4-2-3-1): 1. Sergio Romero (Gk); 4. Pablo Zabaleta, 2. Ezequiel Garay, 15. Martin Demichelis, 23. Jose Maria Basanta; 14. Javier Mascherano, 6. Lucas Biglia; 22. Ezequiel Lavezzi (Rodrigo Palacio'70), 10. Lionel Messi (C), 7. Angel Di Maria (Enzo Perez'33); 9. Gonzalo Higuain (Fernando Gago'81). Pelatih: Alejandro Sabella (Argentina) Belgia (4-2-3-1): 1. Thibaut Courtois (Gk); 2. Toby Alderweireld, 15. Daniel Van Buyten, 4. Vincent Kompany (C), 5. Jan Vertonghen; 8. Marouane Fellaini, 6. Axel Witsel; 11. Kevin Mirallas (Dries Mertens'60), 7. Kevin De Bruyne, 10. Eden Hazard (Nacer Chadli'75); 17. Divock Origi (Romelu Lukaku'59). Pelatih: Marc Wilmots (Belgia)
Higuain Antar Argentina Hentikan Langkah BelgiaPerempat Final Piala Dunia 2014
BolaSkor - Sabtu, 05 Juli 2014
- #Marc Wilmots
- #Babak Perempat Final Piala Dunia 2014
- #Sergio Romero
- #Romelu Lukaku
- #Dries Mertens
- #Estadio Nacional
- #Kevin Mirallas
- #Divock Origi
- #Kevin De Bruyne
- #Brasilia
- #Ezequiel Garay
- #Thibaut Courtois
- #Lionel Messi
- #Alejandro Sabella
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Senin, 13 Juli 2026
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
Minggu, 12 Juli 2026
Lionel Messi Ukir Sejarah Lagi, Jadi Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa
Minggu, 12 Juli 2026
Susunan Pemain Argentina vs Swiss: Julian Alvarez Temani Lionel Messi
Sabtu, 11 Juli 2026
Hadapi Argentina, Swiss Ungkap Rencana Hentikan Lionel Messi
Sabtu, 11 Juli 2026
Head to Head Argentina vs Swiss: Albiceleste Lebih Superior
Sabtu, 11 Juli 2026
Buat Blunder Fatal Berujung Kekalahan Belgia, Senne Lammens Dapat Wejangan dari Legenda Spanyol
Sabtu, 11 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Argentina vs Swiss: Albiceleste Tidak Sempurna
Rabu, 08 Juli 2026
Daftar Pembuat Assist Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Rabu, 08 Juli 2026
Lionel Messi dan Kutukan Penalti yang Belum Berakhir di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026