Memasuiki babak kedua, tim tamu Manchester City melakukan pergantian pemain di lini depannya Edin Dzeko masuk menggantikan Sergio Kun Aguero yang dikabarkan mengalami masalah pda hamstiring-nya. Dzeko langsung mendapatkan peluang sesaat babak kedua dimulai, sayang sepakanya masih mampu diamankan Victor Valdes. Lionel Messi bergerak cepat lewat penetrasinya di sisi kiri pertahanan Manchester City. El Messiah kemudian mampu melewati Joleon Lescott dan melepaskan sepakan menyusur, sayang bola sepakan Messi masih diselamatkan tiang gawang Manchester City. City bermain lebin terbuka di awal babak kedua, anak asuh Manuel Pellegrini kembali menciptakan peluang lewat tandukan Edin Dzeko di menit 52. Memanfaatkan umpan silang Aleksandar Kolarov dari sisi kiri tandukan Dzeko mampu ditepis Victor Valdes. Messi kembali menjadi ancaman bagi pertahanan Manchester City, sepakan keras menyusur Lionel Messi di menit 60 masih lebar di sisi kiri gawang Joe Hart. Menit 67, Messi akhirnya mampu menjadi pemecah kebuntuan Barcelona lewat gol yang dicetaknya. Lewat umpan terobosan Cesc Fabregas, Messi sukses melesakan bola ke gawang tanpa mampu dihalau Joe Hart. Menit 70, kerjasama Messi dan Xavi kembali mengancam gawang Joe Hart. Uman jarak jauh Xavi mampu dikontrol dengan baik oleh Messi sebelum kembali diberikan kepada Xavi. Menyambut umpan Messi, Xavi langsung menghantam bola, sayang sepakan keras Xavi masih mampu dihalau Joe Hart. Alih-alih mengejar ketinggalan Manchester City justru harus kehilangan Pablo Zabaleta yang mendapatkan kartu kuning kedua di menit 78. Zabaleta dianggap melakukan protes berelebihan lantaran tackle Gerard Pique terhadap Edin Dzeko. Dzeko dijatuhkan Pique di area terlarang, namun wasit Stephane Lannoy urung memberikan hadiah penalti. Kehilangan satu pemain Manchester City semakin sulit untuk mengembangkan permainan. Hal ini dimanfaatkan Barca untuk mencoba menambah keunggulannya. Cesc Fabregas hampir saja menambah angka bagi Barca. Sayang sepakan Fabregas menyambut assist Lionel Messi mampu dihalau Joe Hart. Lewat situasi kontroversi di menit 89, Manchester City akhirnya mampu mencetak angka pertamanya sekaligus menyamakan kedudukan. Berawal dari sepak pojok Edin Dzeko mampu menanduk bola ke arah gawang, Vincent Kompany yang datang dari belakang tanpa kawalan mendorong bola ke gawang Victor Valdes. Gol ini sempat mendapatkan protes dari Valdes lantaran perbedaan keputusan antara wasit dan hakim garis. Wasit menyatakan itu gol sedangkan hakim garis mengangkat bendera tanda Kompany dalam posisi offside. Barcelona akhirnya menutup kemenangan lewat gol Dani Alves sesaat pertandingan usai. Memanfaatkan umpan Andres Iniesta, sepakan keras Alves meluncur deras tanpa bisa dibendung 3 orang pemain belakang City yang berusaha menutupi gawangnya. Hasil ini membawa Blaugrana memastikan diri masuk ke babak perempat final Luga Champions dengan skor agregat 4-1. Susunan Pemain : Barcelona (4-3-3) : 1. Victor Valdes (GK); 22. Daniel Alves, 3. Gerard Pique, 14. Javier Mascherano, 18. Jordi Alba; 6. Xavi Hernandez (C), 16. Sergio Busquets, 8. Andrws Iniesta; 10. Lionel Messi, 11. Neymar (Alexis Sanchez'80), 4. Cesc Fabregas (Sergi Roberto'86). Pelatih : Gerardo Martino (Argentina) Mancehester City (4-2-3-1) : 1. Joe Hart (GK); 5. Pablo Zabaleta (Kartu Merah'78), 4. Vincent Kompany (C), 6. Joleon Lescott, 13. Aleksandar Kolarov; 8. Samir Nasri (Jesus Navas'75), 25. Fernandinho, 21. David Silva (Alvaro Negredo'72), 42. Yaya Toure, 7. James Milner; 16. Sergio Aguero (Edin Dzeko'46). Pelatih : Manuel Pellegrini (Chile)
Hentikan Manchester City, Barcelona Tatap Perempat FinalBabak 16 Besar Liga Champions
BolaSkor - Rabu, 12 Maret 2014
- #Babak 16 Beasr Liga Champions
- #Babak Kedua
- #Edin Dzeko
- #Sergio Kun Aguero
- #Nou Camp
- #Umpan Silang
- #Aleksandar Kolarov
- #Andres Iniesta
- #Dani Alves
- #Lionel Messi
- #Vincent Kompany
- #Barcelona Vs Manchester City
- #Joe Hart
- #Stephane Lannoy
- #Kartu Merah
- #Victor Valdes
- #Wasit
- #Pablo Zabaleta
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 01 Oktober 2026
Hasil Argentina vs Bolivia: Albiceleste Mengawali Era Tanpa Messi dengan Pesta Gol
Kamis, 01 Oktober 2026
Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live Sebentar Lagi di Sini!
Rabu, 30 September 2026
Argentina Tak Buru-buru Cari Suksesor Lionel Messi
Rabu, 30 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live di Sini!
Rabu, 30 September 2026
Lionel Messi Main pada Laga Argentina vs Bolivia? Scaloni Ungkap Jawabannya
Rabu, 30 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Argentina vs Bolivia: Menghapus Luka Final Piala Dunia
Kamis, 24 September 2026
Alasan Mengapa Cristiano Ronaldo Tak Ikuti Jejak Lionel Messi, Pensiun dari Panggung Internasional
Selasa, 22 September 2026
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Kamis, 17 September 2026
Koleksi Trofinya Bertambah, Lionel Messi Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026