Memasuki babak kedua Leverkusen langsung mengambil inisiatif menyerang, umpan crossing Lars Bender mampu ditanduk Emre Can, namun bola sundulan Can masih tipis diatas mistar gawang Marc Andre Ter-Stegen. Begitu juga sepakan keras Sidney Sam dari luar kotak penalti di menit 51 masih jauh menemui sasasaran. Son Heung-Min mampu menembus sisi kiri pertahanan Gladbach dan melepaskan umpan matang di menit 53. Sayang Stefan Kiessling tak mampu meraih bola umpan Son. Leverkusen yang terlihat menaikan tempo serangannya mampu unggul di menit 62. Berawal dari pergerakan Sidney Sam yang mempu bergerak dari tengah hingga ke depan kotak penalti Gladbach. Sam lantas mengirim unpan pada Son Heung-Min, dengan sedikit kontrol Son kemudian melepaskan plaing indah dari luar kotak penalti tanpa mampu di halau Ter-Stegen. Leverkusen memimpin 0-1. Leverkusen kembali mendapatkan peluang emas lewat kaki Stefan Kiessling. Memanfaatkan umpan terobosan Roberto Hilbert, Kiessling mampu lepas dari kawalan bek Gladbach, sayang eksekusi akhirnya kurang tenang, dan sepakannya melebar. Gladbach yang tertinggal balas menekan. Branimir Hrgota yang masuk menggantikan Patrick Hermann hampir saja mencetak angka penyeimbang, sayang umpan Max Kruse pada Rafael mampu dipotong Omer Toprak. Begitu juga peluang Max Kruse di menit 77, lagi-lagi mampu dipatahkan Bernd Leno. Sesaat sebelum laga usai pelatih Gladbach memasukan dua pemain mudanya Amin Younes dan Peniel Mlapa, namun usaha tersebut tetap tak mampu membuat Gladbach mampu mencetak gol penyeimbang. Hingga akhir laga, Leverkusen tetap unggul 0-1. Meskipun menang namun Leverkusen tetap sulit untuk mengejar Bayern Muenchen di posisi puncak, kemenangan ini hanya sesaat memangkas jarak poin Leverkusen menjadi 10 poin dengan Bayern. Muenchen sendiri masih akan bertanding malam nanti, Bayern akan bertandang ke markas Nuernberg. Sementara kekalahan ini membuat posisi Borussia Moenchengladbach akan semakin menjauh dari zona Liga Champions. Selain itu Gladbach yang kini bercokol di posisi ke-5 sementara akan menapat kejaran dari Vfl Wolfsburg yang berdiri tepat di bawah Gladbach. Susunan Pemain : Borusssia Moenchengladbach (4-4-2) : 1. Marc-Andre ter Stegen (GK), 16. Havard Nordtveit, 24. Tony Jantschke, 39. Martin Stranzl (C), 17. Oscar Wendt, 7. Patrick Herrmann (Branimir Hrgota'67), 23. Christoph Kramer, 34. Granit Xhaka (Peniel Mlapa'83), 18. Juan Fernando Arango(Amin Younes'83), 11. Raffael, 10. Max Kruse. Pelatih : Lucien Favre (Swiss) Bayer 04 Leverkusen (4-3-3) : 1. Bernd Leno, 14. Roberto Hilbert, 21. Omer Toprak, 5. Emir Spahic, 10. Emre Can, 8. Lars Bender, 6. Simon Rolfes (C), 27. Gonzalo Castro, 18. Sidney Sam (Eren Derdiyok'69), 11. Stefan Kiessling (Philipp Wollscheid'90+3), 7. Heung-Min Son (Jens Hegeler'81). Pelatih : Sami Hyypia (Finlandia)
Gol Tunggal Son Heung-Min Permalukan Moenchengladbach
BolaSkor - Jumat, 07 Februari 2014
- #Bernd Leno
- #Omer Toprak
- #Vfl Wolfsburg
- #Lucien Favre
- #Emre Can
- #Stefan Kiessling
- #Sami Hyypia
- #Bundesliga
- #Patrick Hermann
- #Mistar Gawang
- #Son Heung-min
- #Bayern Muenchen
- #Lini Pertahanan
- #Kiper
- #Gol
- #Zona Liga Champions
- #Bayer 04 Leverkusen
- #Borussia Moenchengladbach
- #Juan Arango
- #Marc-Andre Ter Stegen
- #Sidney Sam
- #Kesempatan
- #Korea Selatan
- #Emir Spahic
- #Umpan Terobosan
- #Borussia-Park
- #Peluang
- #Poin
- #Tendangan Voli
- #Max Kruse
- #Klasemen
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Afsel vs Korsel: Saling Sikut demi Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Sabtu, 20 Juni 2026
Shin Tae-yong Lebih Pilih Korsel Runner-up di Grup A Piala Dunia 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup C-D Piala Dunia 2026: Brasil Ditempel Maroko dan Skotlandia, Amerika Serikat Segel Urutan Pertama
Jumat, 19 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup A-B Piala Dunia 2026: Meksiko dan Kanada Memimpin
Kamis, 18 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup K-L Piala Dunia 2026: Portugal di Urutan Tiga, Inggris Ditempel Ketat Ghana
Rabu, 17 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup I-J Piala Dunia 2026: Norwegia di atas Prancis, Argentina Memimpin
Senin, 15 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup E-F Piala Dunia 2026: Jerman dan Swedia Berada di Puncak
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026