Football

Sport

Feature

Result

Show

Basket Sports Berita

Gagal Juara IBL 2026, Pelatih Pelita Jaya Soroti Keputusan Wasit

BolaSkor - Senin, 29 Juni 2026

BolaSkor.com - Pelita Jaya harus puas mengakhiri IBL 2026 dengan status runner up usai tumbang di tangan Bogor Hornbills di gim terakhir partai final yang digelar di GMSB Kuningan, Jakarta, Minggu (28/6) malam WIB.

Laga final dengan sistem best of five itu berlangsung hingga gim kelima dan Bogor Hornbills keluar sebagai juara dengan kemenangan 3-2. Tampil di hadapan pendukung sendiri pada partai terakhir, Pelita Jaya tertunduk lesu usai kalah dengan skor 61-64.

Baca Juga:

Hasil Final IBL 2026: Bogor Hornbills Juara Usai Tumbangkan Pelita Jaya!

Daftar Pemain IBL All-Star 2026: Dewa United Banten Kirim 4 Perwakilan

Dirut IBL Beber Alasan Perubahan Format Playoff Menjadi Best of Five, Buka Opsi Ikuti NBA

Pelatih Pelita Jaya, David Singleton, mengakui bahwa Bogor Hornbills bermain lebih baik dari mereka. Selain itu, dia menyadari bahwa anak asuhnya banyak melewatkan kesempatan emas dalam laga tersebut.

Tak hanya performa tim di lapangan, Singleton juga menyoroti beberapa keputusan wasit. Menurutnya, ada sejumlah pelanggaran yang tidak berpihak ke Pelita Jaya.

Menuju akhir pertandingan, saya melihat ada beberapa keputusan (wasit) yang tidak menguntungkan kami. Pemain asing kami sudah mencatatkan empat pelanggaran pada kuarter ketiga,

kata Singleton usai laga.

"Semua hal itu membuat kami kesulitan di gim kelima ini. Tapi yang terjadi, terjadilah, saya tidak akan menyalahkan siapa-siapa."

"Hanya saja, sejujurnya, saya berpikir bahwa perangkat pertandingan bisa lebih baik lagi. Saya melihat mereka tidak sangat tidak konsisten dan terlalu personal dalam beberapa kesempatan," tegasnya.

Siap Bangkit

Pelita Jaya saat menghadapi Bogor Hornbills di game 5 Final IBL 2026. (IBL)
Pelita Jaya saat menghadapi Bogor Hornbills di game 5 Final IBL 2026. (IBL)

Singleton mengakui bahwa dia dan anak asuhnya seharusnya bisa tampil lebih baik pada laga kelima dan juga laga-laga sebelumnya demi mengunci kemenangan lebih cepat.

Sayangnya, mereka kecolongan dua gim yang memaksa pertandingan berlanjut hingga gim kelima.

"Semuanya tahu tujuan kami sejak awal musim apa dan itu adalah menjadi juara. Kami memiliki skuad yang seharusnya bisa juara, tetapi kami gagal melakukannya. Jadi, tak ada yang bisa disalahkan selain diri kami sendiri," kata mantan pelatih Prawira Bandung itu.

"Kami harus bisa mencari tahu kapan waktu yang tepat untuk berkumpul dan mengevaluasi tim. Yang pasti, kami sangat kecewa dan sangat menyayangkan hasil yang didapatkan ini," lanjutnya.

Singleton merasa bahwa Pelita Jaya melewati IBL musim ini dengan sangat baik, meskipun pada akhirnya gagal menjadi juara.

Ya, kami kecewa, tetapi menurut saya tim ini tidak gagal. Kami melewati musim yang luar biasa, para pemain melakukan hal-hal yang luar biasa, kami melakukan banyak hal indah sebagai tim maupun individu,

tutur Singleton.

"Dan bagi saya, kami tidak akan melihat ini sebagai kegagalan total. Tentu kami kalah dan meraih hasil yang bukan kami inginkan, tetapi secara keseluruhan sayangga akan tim ini dan apa yang ditunjukkan para pemain."

"Kami akan bangkit dari hasil ini. Apresiasi tinggi kepada para pendukung, mereka luar biasa sepanjang musim ini, dukungan dari mereka tak tergantikan. Kami mencintai seluruh PJ Holics dan kini giliran kami untuk bangkit musim depan dan memberikan apa yang mereka pantas dapatkan," tegasnya.

Penulis: Gazza Roosaryatama

Baca Artikel Asli