BolaSkor.com - Bogor Hornbills sukses menjadi juara IBL 2026 untuk pertama kalinya usai menumbangkan Pelita Jaya lewat laga final yang berlangsung hingga lima gim dan berakhir dengan skor 3-2.
Kemenangan 64-61 pada laga terakhir membuat Bogor Hornbills mengangkat trofi IBL untuk pertama kalinya sejak klub tersebut turut serta di kompetisi bola basket tertinggi di Indonesia itu.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, melihat bahwa keberhasilan Bogor Hornbills menjuarai IBL 2026 merupakan bukti bahwa kompetisi bola basket di tanah air makin kompetitif.
Menurutnya, itu menunjukkan bahwa IBL tidak lagi didominasi oleh klub-klub besar yang telah lama mapan. Terbukti, dalam lima musim IBL terakhir, selalu ada juara baru dari tim-tim yang berbeda.
Baca Juga:
Gagal Juara IBL 2026, Pelatih Pelita Jaya Soroti Keputusan Wasit
Hasil Final IBL 2026: Bogor Hornbills Juara Usai Tumbangkan Pelita Jaya!
Dirut IBL Beber Alasan Perubahan Format Playoff Menjadi Best of Five, Buka Opsi Ikuti NBA
"Selamat kepada Bogor Hornbills yang berhasil mencatatkan sejarah sebagai juara IBL 2026. Presitasi ini membuktikan bahwa kualitas kompetisi bola basket Indonesia mkin baik," tutur Erick.
Kompetisi Sehat Melahirkan Atlet Berkualitas
Menurut Erick, kompetisi yang sehat akan melahirkan atlet-atlet berkualitas di masa depan bagi Indonesia. Makin kompetitif sebuah liga, maka kualitas pemain yang bermain di dalamnya akan makin berkembang.
"Ketika setiap pertandingan berlangsung kompetitif dan setiap klub mampu memberikan tantangan, maka para pemain akan terus berkembang. Inilah ekosistem yang dibutuhkan untuk mencetak pemain-pemain terbaik Indonesia,” ucap Erick.
Pria yang juga sudah lama aktif di dunia olahraga termasuk basket itu mengatakan bahwa kualitas liga nasional sangat berkaitan dengan kekuatan tim nasional. Dengan meningkatnya kompetisi di tanah air, maka peluang Indonesia memilki timnas yang baik akan makin terbuka.
"Kita ingin IBL terus berkembang menjadi liga yang makin profesional dan kompetiti. Liga yang berkualitaskan menjaga kualitas tim nasional basket putra Indonesia, sehingga mampu terus bersaing dan berbicara di level Asia," kata Erick.
"Prestasi internasional tidak lahir secara instan, tetapi dibangun dari kompetisi nasional yang kuat dan berkelanjutan," sambungnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama