Brasil mengalami kegagalan dalam perhelatan Piala Dunia 2014. Bertindak sebagai tuan rumah, Selecao tak mampu mewujudkan harapan publik tuan rumah. Langkah Brasil harus terhenti di partai semifinal dari tim yang akhirnya menjadi juara, Jerman. Lebih menyakitkan lagi, Neymar dan kolega harus tersingkir dengan skor besar 7-1. Hal demikian memunculkan amarah bagi para pecinta Brasil, yang akhirnya berujung kepada pengunduran diri Scolari pada 14 Juli lalu. Kini, Brasil hendak menata kembali perfoma yang tengah terpuruk bersama Dunga, yang resmi ditunjuk sebagai juru racik Tim Samba pada 22 Juli lalu. Dunga kemudian mengungkapkan, langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperbaiki kinerja barisan penyerang. Pelatih berusia 50 tahun itu beranggapan, lini depan Brasil saat ini tak memiliki mental bertanding yang dipupuk sejak usia muda. “Kami harus menemukan solusi. Sekarang ini sepak bola sangat beragam dan Anda harus banyak melakukan pergerakan. Anda harus selalu bergerak dan menciptakan ruang,” kata Dunga dilansir Football Espana. “Kami punya kesulitan dengan beberapa pemain karena mereka pergi di usia 17 atau 18 dan tidak bermain untuk tim mereka. Kemudian mereka tak punya pengalaman atau kepercayaan diri dalam posisi tersebut dan tim nasional merasakan dampaknya.” Atas dasar itu pula, Dunga lantas merasa harus mengembangkan potensi Neymar secara maksimal. Seperti diketahui, Neymar memang terlihat jadi pemain Brasil paling menonjol sepanjang perhelatan Piala Dunia 2014 lalu. “Jika kami semua yakin bahwa Neymar adalah pemain terbaik kami, dia harus bermain dalam posisi itu dan yang lain harus beradaptasi dengan dia. Jika kami tak mainkan Pele pada posisi itu, Pele tak akan bermain dengan baik. Pele harus bermain di posisinya dan yang lain harus beradaptasi.” Tukas Dunga.
Dunga: Perlakukan Neymar Selayaknya Pele!
BolaSkor - Selasa, 05 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 13 Juli 2026
7 Hal Unik dan Menarik dalam Sejarah Semifinal Piala Dunia
Senin, 06 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Brasil Tersingkir, Neymar Resmi Pensiun
Minggu, 05 Juli 2026
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Minggu, 05 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Brasil vs Norwegia: Canarinho Punya Catatan Bagus di 16 Besar Piala Dunia
Minggu, 05 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa
Minggu, 05 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Brasil vs Norwegia: Adu Tajam Vinicius Junior dengan Erling Haaland
Kamis, 02 Juli 2026
Jadi Pahlawan Kemenangan Timnas Inggris, Harry Kane Lalui Rekor Pele di Piala Dunia
Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan Kepala Tegak
Selasa, 30 Juni 2026
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026