BolaSkor.com - Dua pemain Persita Tangerang, Tamirlan Kozubaev dan Pablo Ganet, batal bertemu dalam laga uji coba internasional atau FIFA Matchday periode Maret 2026.
Tamirlan Kozubaev (Kirgisztan) dan Pablo Ganet (Guinea Khatulistiwa) memutuskan mundur dari tim nasionalnya masing-masing akibat kesulitan mendapatkan tiket penerbangan ke Turki.
Baca Juga:
Belum Ada Jay Idzes dan Verdonk, Berikut Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Sudah Gabung di Jakarta
Laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series Disiarkan Televisi Nasional
Kirgisztan dijadwalkan bertanding dengan Guinea Khatulistiwa di Antalya, Turki, pada Rabu (25/3).
Namun, karena situasi geopolitik yang sedang terjadi di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat-Israel dengan Iran membuat Tamirlan dan Pablo Ganet kesulitan untuk terbang ke Turki.
"Ya, saya seharusnya dipanggil oleh tim nasional untuk jeda internasional bulan ini. Apalagi kami memiliki pelatih baru, yakni Robert Prosinecki yang merupakan mantan pemain Real Madrid dan Barcelona," kata Tamirlan, dikutip dari laman resmi Persita, Selasa (24/3).
"Namun karena federasi sepakbola Kirgisztan kesulitan dalam mengurus tiket penerbangan saya ke Turki, maka saya pun dengan berat hati harus mundur dari panggilan kali ini," ujarnya menambahkan.
Kecewa Gagal Berhadapan dengan Tamirlan Kozubaev
Keputusan untuk mundur dari panggilan tim nasional juga disampaikan Pablo Ganet.
Ia menjelaskan bahwa dengan berat hati tidak dapat memenuhi panggilan membela Guinea Khatulistiwa.
Pablo Ganet juga menyayangkan kesempatannya untuk berhadapan dengan Tamirlan Kozubaev di panggung internasional belum dapat terwujud.
"Saya dipanggil ke tim nasional untuk memainkan dua pertandingan internasional, tetapi saya berbicara dengan pelatih (Carlos Pena) dan manajer tim, dan karena situasi perang dan masalah penerbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dengan tim nasional,” ujar Ganet.
"Ya jika situasinya normal saya bisa saja menghadapi Tamirlan di laga uji coba kali ini. Namun karena berbagai alasan hal itu batal terjadi," lanjutnya.