Babak pertama berakhir dengan kedudukan 2-1 bagi keunggulan Chelsea melalui gol Frank Lampard dan Eden Hazard. Gol balasan Sunderland diciptakan Jozy Altidore. Dua gol tambahan Chelsea di paruh selanjutnya hadir melalui gol kedua Hazard dan bunuh diri Phil Bardlsey. Adapun, dua gol Sunderland diciptakan John O'Shea dan Bardlsey. Kemenangan ini tak merubah posisi Chelsea di klasemen Liga Inggris. The Londoners menghuni posisi kedua dengan raihan 30 poin, tertinggal empat angka dari Arsenal yang di saat bersamaan meraih kemenangan 2-0 melawan Hull City. Stadium of Light menjadi tempat pertandingan antara Sunderland melawan Chelsea pada pekan ke-14 Liga Inggris, Kamis (6/12) dini hari WIB. The Blues datang dengan mengusung target meraih kemenangan kesembilan secara beruntun di sini. Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, menurunkan formasi 4-3-3 di pertandingan ini. Trio Eden Hazard, Fernando Torres, dan Willian menjadi andalan di lini depan. Adapun, tuan rumah Sunderland mengandalkan duet Jozy Altidore dan Fabio Borini di lini depan. Pertandingan berlangsung sengit pada babak pertama. Kedua tim sama-sama memiliki 50 persen penguasaan bola. The Londoners membongkar pertahanan Sunderland melalui peregerakan duo penyerang sayapnya. Adapun, Sunderland mengandalkan serangan balik dengan mengandalkan kekuatan Altidore. Sunderland unggul lebih dahulu di pertandingan ini. Menerima umpan melalui skema sepak bebas, sontekan jarak dekat Altidore gagal dihalau Petr Cech. Namun, The Blues berhasil membalasnya tiga menit berselang. Menerima umpan sepak pojok Eden Hazard, tandukan jarak dekat Frank Lampard bersarang di pojok kanan gawang Sunderland. Chelsea berbalik unggul saat pertandingan menginjak menit ke-36. Melalui serangan balik cepat, Eden Hazard menggocek dua pemain bertahan Sunderland dari sisi kanan dan kemudian melepas tembakan kaki kiri yang bersarang di pojok kiri gawang 2-1 Chelsea unggul. The Blues nyaris memperbesar keunggulannya di waktu tambahan babak pertama. Kembali Hazard melalukan pergerakan impresif dengan menusuk masuk jantung pertahanan Sunderland dari sisi kiri. Namun, tembakannya mampu ditepis Vito Mannone. Babak pertama berakhir dengan skor 2-1 bagi keunggulan Chelsea. Pertarungan sengit menular hingga ke babak kedua. Sunderland dan Chelsea sama-sama mengusung permainan menyerang dan terbuka. Alhasil, jual-beli peluang tak terhindarkan. Sunderland berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-50 melalui John O'Shea memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang. Namun, Chelsea mampu kembali unggul. Eden Hazard menambah pundi golnya bagi Chelsea pada menit ke-67. Proses gol yang dicetak Hazard hampir mirip dengan gol pertama. Menerima umpan tumit Frank Lampard, Hazard melewati dua pemain bertahan Sunderland dan mengarahkan bola ke pojok kiri gawang. Guna mempertahankan keunggulan ini, Jose Mourinho merubah skema permainannya ke posisi bertahan. Pelatih asal Portugal itu memasukkan John Obi Mikel di menit ke-81 menggantikan Juan Mata. Dengan demikian, The Blues kini bermain tertutup. Chelsea menjauh dengan skor 4-2 pada menit ke-84. Melalui serangan balik cepat, Ramires megirim umpan silang datar dari sisi kiri pertahanan Sunderland. Phil Bardsley yang bermaksud menghalaunya justru tanpa sengaja memasukkan bola ke gawang sendiri. Namun, Bardsley mampu membayar lunas kesalahannya dua menit berselang. Dalam situasi kemelut di depan gawang Chelsea usai sepak pojok. Phli Bardlsey yang tak terkawal dengan mudah menceploskan bola melewati hadangan Petr Cech. Skor 4-3 bagi keunggulan Chelsea tetap tak berubah. Susunan Pemain: Sunderland: Mannone; Bardsley, Dossena, O'Shea, Brown; Ki, Colback (Larsson 58'), Gardner (Fletcher 80'), Borini, Giaccherini (Johnson 65'), Altidore Chelsea: Cech; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Ramires, Lampard; Willian (Schurrle 90'), Mata (Mikel 81'), Hazard; Torres (Ba 65').
Dramatis, Chelsea Taklukkan Sunderland
BolaSkor - Rabu, 04 Desember 2013
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Senin, 15 Juni 2026
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Minggu, 31 Mei 2026
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Jumat, 29 Mei 2026
Butuh Pemain Berpengalaman, Chelsea Disarankan Rekrut John Stones dan Robert Lewandowski
Senin, 25 Mei 2026
8 Perwakilan Klub Inggris di Kompetisi Eropa Musim Depan, Satu Tim Berpotensi Menyusul
Senin, 25 Mei 2026
Hasil Pekan 38 Premier League: West Ham United Degradasi, Arsenal dan Manchester United Menang, Chelsea Tumbang
Minggu, 24 Mei 2026
Prediksi dan Statistik Sunderland vs Chelsea: The Blues di Bawah Tekanan
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026