Kenangan Melawan Frank Lampard dkk dan Debut Profesional Jordan Henderson di Stamford Bridge

Jordan Henderson mengenang debut profesionalnya di Stamford Bridge saat melawan Chelsea sebelum resmi bergabung dengan The Blues pada musim 2026-2027.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 04 Agustus 2026
Kenangan Melawan Frank Lampard dkk dan Debut Profesional Jordan Henderson di Stamford Bridge
Jordan Henderson kala memainkan debut profesional (Foto: Laman Resmi Chelsea)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Chelsea telah merekrut mantan kapten Liverpool dan gelandang veteran timnas Inggris, Jordan Henderson. Gelandang berpengalaman tersebut menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama The Blues untuk mengarungi kompetisi musim 2026-2027.

Kepindahan ini menghadirkan momen unik bagi Henderson, kala Stamford Bridge yang menjadi panggung debut profesionalnya pada tahun 2008 kini resmi berubah menjadi rumah barunya.

Debut profesional Henderson terjadi pada November 2008 saat masih berusia 18 tahun membela Sunderland di Stamford Bridge.

Baca Juga:

Resmi Bergabung, Jordan Henderson Tidak Kuasa Menolak Tawaran Chelsea

5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham

Kala itu, Sunderland tertinggal 0-3 dari Chelsea di babak pertama hingga pelatih Roy Keane memutuskan memasukkannya.

Debut Profesional Jordan Henderson

Jordan
Jordan Henderson (X/FabrizioRomano)

Meski laga berakhir dengan kekalahan telak 0-5 untuk Sunderland, momen menghadapi deretan bintang kelas dunia milik Chelsea menjadi kenangan yang tak pernah dilupakan oleh Henderson.

"Saya ingat kami tertinggal 0-3 di babak pertama. Pertandingan tidak berjalan baik, dan Roy Keane berkata, 'Hangatkan dirimu, kamu akan masuk di babak kedua.' Saya keluar, melakukan pemanasan, dan bersiap untuk masuk," kenang Henderson dilansir dari laman resmi Chelsea.

Bisa bermain di Premier League di Stamford Bridge melawan tim luar biasa dengan pemain-pemain hebat - (Frank) Lampard, Ashley Cole, (John) Terry, (Didier) Drogba - adalah momen yang luar biasa bagi saya.

Baca juga:

Resmi Gabung Chelsea, Mantan Striker Manchester United Lapar Gelar

"Kami kalah lima gol, bukan?! Jadi itu bukan pertandingan terbaik, tapi perasaannya sungguh luar biasa," ia menambahkan.

Sebagai pemain dan pribadi, saya telah banyak berubah sejak hari itu, tetapi saya sangat bersyukur atas kesempatan yang saya miliki sepanjang karier saya.

"Cerita dan babak baru terus berlanjut, dan semoga ini bisa terus berlanjut untuk beberapa tahun lagi," tutur pemain yang mengoleksi 784 penampilan di level klub dan negara tersebut.

Kekaguman Mendalam dan Respek kepada Xabi Alonso

Jordan Henderson (Foto: Laman Resmi Chelsea)

Selain kenangan debut, kepindahan Henderson ke London Barat juga mempertemukannya dengan sosok juru taktik anyar Chelsea, Xabi Alonso, yang pernah menjadi rivalnya di lapangan pada musim 2008-2009.

Sebelum teken kontrak bersama Chelsea, Henderson sempat melakukan pembicaraan mendalam dengan pelatih asal Spanyol tersebut untuk mendiskusikan peran dan visinya di dalam tim.

"Kami mengobrol dengan sangat baik. Saya memiliki kekaguman yang sangat besar kepada Xabi sebagai pemain, dan sekarang saya memiliki kekaguman yang sangat besar kepadanya sebagai manajer."

Baca Juga:

9 Fakta Menarik Danny Welbeck, Striker Baru Chelsea yang Tak Banyak Diketahui

Xabi
Xabi Alonso (Laman resmi Chelsea)

"Apa yang telah dia lakukan selama beberapa tahun terakhir cukup spesial," ungkap Henderson.

"Semua orang yang saya kenal, yang pernah bekerja dengannya atau bermain bersamanya, mengatakan hal-hal yang sangat baik."

"Tidak ada satu orang pun yang mengatakan hal buruk tentangnya. Itu menunjukkan betapa tingginya nilai dirinya," lanjut Henderson.

"Kemudian ketika saya berbicara dengannya, saya merasakan firasat yang sangat baik bahwa ini akan menjadi sebuah kehormatan untuk datang dan bermain di bawah asuhannya," pungkas Henderson mengenai alasannya mantap merapat ke Stamford Bridge.

Chelsea Henderson Jordan henderson Premier League Stamford bridge

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Jika Michael Carrick Dipecat, Julian Nagelsmann Siap Melatih Manchester United
Julian Nagelsmann disebut siap melatih Manchester United jika Michael Carrick dipecat menyusul rentetan sembilan laga tanpa kemenangan.
Arief Hadi - Selasa, 03 November 2026
Jika Michael Carrick Dipecat, Julian Nagelsmann Siap Melatih Manchester United
Inggris
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Andoni Iraola mengkritik keputusan wasit usai Alexander Isak tak mendapat penalti untuk Liverpool. Simak sindiran Iraola soal diving di Premier League.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Inggris
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Masa depan Michael Carrick di Manchester United terancam setelah sembilan laga tanpa kemenangan. Simak kabar terbaru dan evaluasi manajemen MU.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Inggris
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Unai Emery masuk radar Manchester United sebagai kandidat manajer baru. Namun, Aston Villa tidak berniat melepas pelatih asal Spanyol tersebut.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Inggris
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Jamie Carragher mengecam aksi diving Alexis Mac Allister saat Liverpool kalah 0-1 dari Arsenal. Gary Neville dan Ian Wright turut melontarkan kritik.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Inggris
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Erik ten Hag menilai Manchester United berpotensi terdegradasi dari Premier League setelah terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Inggris
Topik Utama Pekan 9 Premier League: Arsenal Pamer Mental Juara, Manchester United Degradasi?
Arsenal pamer mental juara usai menang di Anfield, Manchester United terancam degradasi, sementara Brighton terus melaju di pekan 9 Premier League.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Topik Utama Pekan 9 Premier League: Arsenal Pamer Mental Juara, Manchester United Degradasi?
Inggris
Liverpool Merana, Arsenal Raih Kemenangan Pertama di Anfield Sejak 2012
Arsenal menang 1-0 atas Liverpool di Anfield lewat gol Kai Havertz. The Gunners akhiri penantian 14 tahun dan kokoh di puncak klasemen.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Liverpool Merana, Arsenal Raih Kemenangan Pertama di Anfield Sejak 2012
Inggris
Telan Dua Kekalahan Beruntun di Premier League, Manchester City Berusaha Move On
Manchester City gagal raih hasil maksimal dalam dua laga terakhir. Enzo Maresca yakin anak asuhnya bisa membalikkan keadaan.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 01 November 2026
Telan Dua Kekalahan Beruntun di Premier League, Manchester City Berusaha Move On
Inggris
Cari Prediksi Skor Liverpool vs Arsenal? Superkomputer Punya Jawabannya
Siapa bakal menang Liverpool vs Arsenal? Superkomputer Opta justru menjagokan Arsenal dengan peluang 41,8 persen meski harus bertandang ke Anfield. Simak prediksinya!
Johan Kristiandi - Minggu, 01 November 2026
Cari Prediksi Skor Liverpool vs Arsenal? Superkomputer Punya Jawabannya
Bagikan