BolaSkor.com - Omar Artan akan mencatatkan namanya dalam buku sejarah. Wasit asal Somalia itu ditunjuk untuk memimpin pertandingan Piala Super Eropa 2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Aston Villa.
Kehormatan besar ini yang datang hanya beberapa hari setelah sang wasit dipastikan gagal bertugas di Piala Dunia 2026. Kegagalan itu karena Artan ditolak masuk ke Amerika Serikat.
UEFA mengumumkan, Artan, yang sebelumnya masuk dalam daftar wasit untuk Piala Dunia 2026, mendapat kesempatan memimpin salah satu pertandingan paling bergengsi di kalender sepak bola Eropa.
Baca Juga:
Piala Dunia 2026: Wasit Somalia Ditolak Masuk Amerika Serikat, FIFA Lepas Tangan
Pecahkan Rekor, Wasit Piala Dunia 2026 Akan Kantongi Rp1,7 Miliar Plus Bonus
Ditolak Masuk ke Amerika Serikat, Wasit Asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Kampung Halaman
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, memberikan pujian tinggi kepada Artan dalam pernyataan resmi.
“Omar Artan adalah wasit muda yang luar biasa namun sudah berpengalaman, yang telah mencapai level kompetisi tertinggi di Konfederasi Sepak Bola Afrika,” ujar Ceferin.
“Sepak bola diciptakan untuk menghubungkan manusia, dan UEFA ingin menunjukkan rasa hormatnya kepada Omar dan kemampuan perwasitannya yang luar biasa, yang telah membuatnya mendapatkan nominasi bergengsi tersebut,” lanjut Ceferin.
UEFA menjelaskan bahwa penunjukan Artan dilakukan setelah berdiskusi dengan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Kampanyekan Kesetaraan dan Non-deskriminasi

Omar Abdulkadir Artan (@PolymarketFC)
Menurut UEFA, penunjukan ini juga menjadi bagian dari kerja sama yang terus diperkuat antara UEFA dan CAF dalam pengembangan sepak bola internasional.
“UEFA dan CAF bersatu dalam komitmen bersama untuk mengembangkan sepak bola di semua tingkatan dan mempromosikan nilai-nilai inti persatuan, kesetaraan, dan non-diskriminasi,” tulis UEFA.
Presiden CAF, Patrice Motsepe, turut menyambut baik keputusan tersebut. Ia menilai Artan telah menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Somalia, tetapi juga seluruh Afrika.
“Omar Artan telah membuat Somalia dan seluruh rakyat benua Afrika sangat bangga,” kata Motsepe.
Menurutnya, penghargaan Wasit Terbaik CAF 2025 yang diraih Artan, ditambah penunjukannya sebagai wasit Piala Dunia 2026, merupakan bukti kualitas dan reputasi internasional yang dimiliki sang pengadil.
“Penunjukannya sebagai wasit Piala Super UEFA adalah kehormatan besar bagi Omar Artan dan bagi wasit Afrika. Ini juga menjadi contoh yang sangat baik tentang bagaimana sepak bola dapat menyatukan orang-orang dari Afrika, Eropa, dan seluruh dunia,” tambahnya.
Kisah Artan menjadi sorotan setelah dia gagal memasuki Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026. Dia ditolak masuk setelah tiba di Bandara Internasional Miami.
Seorang pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan bahwa Artan dianggap tidak memenuhi syarat untuk masuk ke negara tersebut karena diduga memiliki keterkaitan dengan anggota organisasi teroris.
FIFA kemudian mengonfirmasi bahwa Artan tidak lagi menjadi bagian dari turnamen Piala Dunia 2026.