BolaSkor.com - Menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, FIFA menghadapi sorotan setelah wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, ditolak masuk meski mengaku telah mengantongi visa yang sah.
Artan, yang merupakan peraih penghargaan wasit pria terbaik Afrika tahun lalu, seharusnya memimpin pertandingan pada turnamen tersebut.
Namun, setibanya di Bandara Internasional Miami, ia ditahan oleh otoritas imigrasi sebelum akhirnya dipulangkan ke Turki dan kembali ke Somalia.
Baca Juga:
Kolom Piala Dunia 2026: Spanyol dan Kedigdayaan di Amerika
Daftar Line-up dan Link Streaming Pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, 12 Juni 2026
Pemerintah Amerika Serikat menyatakan Artan tidak memenuhi syarat untuk memasuki negara itu, karena diduga memiliki keterkaitan dengan seseorang yang dicurigai terkait organisasi teroris.
Namun, pihak berwenang tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai dugaan tersebut.
Di sisi lain, Artan juga menegaskan bahwa dirinya telah memiliki visa yang sah dan merasa tidak melakukan kesalahan apa pun.
Disambut Sebagai Pahlawan di Tanah Air
Meski gagal menjalankan tugasnya di turnamen, Artan mendapatkan sambutan hangat saat tiba di Bandara Internasional Aden Adde, Mogadishu.
Kehadirannya disambut oleh pejabat pemerintah, serta para pendukung yang memberikan dukungan atas insiden yang dialaminya.
“Apa yang terjadi telah terjadi dan itu adalah takdir. Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan FIFA kepada saya,” ujar Artan kepada Reuters setibanya di Mogadishu.
Dukungan kepada Artan tidak hanya terlihat di bandara. Ribuan masyarakat juga memadati sebuah stadion di Mogadishu untuk memberikan penghormatan kepada wasit berusia 36 tahun.
Banyak juga di antara mereka membawa bendera Somalia dan foto Artan sebagai bentuk solidaritas.
Perdana Menteri Somalia, Hamza Abdi Barre, turut memberikan dukungan. Ia menyebut Artan tetap berhasil mengharumkan nama Somalia dan telah memenangkan hati jutaan masyarakat meski gagal tampil di panggung sepak bola dunia.
FIFA Lepas Tangan

Omar Abdulkadir Artan (@JacobsBen)
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut kasus yang dialami Artan sebagai sesuatu yang sangat disayangkan.
"Kami selalu berusaha mencari solusi, tetapi kami tidak bisa mengendalikan semuanya. FIFA adalah organisasi olahraga dan tidak bisa memerintah pemerintah maupun kepolisian suatu negara,” kata Infantino menurut laporan beIN SPORTS dalam konferensi pers menjelang turnamen.
Infantino juga menolak anggapan bahwa FIFA kehilangan kendali atas turnamennya sendiri akibat sejumlah persoalan visa yang muncul menjelang kompetisi.
Menurutnya, FIFA terus bekerja mencari solusi sambil tetap menghormati kebijakan imigrasi masing-masing negara.
Penulis: Ariel Zaki Darmawan